Strategi Pensiun Dini dari Kontrakan dengan Reksa Dana

- Editor

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Enak ya, kalau nanti bisa pensiun muda dan tetap hidup nyaman dari hasil kontrakan.” Kalimat ini sering muncul di obrolan anak muda saat membahas masa depan finansial. Apalagi di tengah tren soft quitting, freelance lifestyle, dan keinginan hidup lebih fleksibel tanpa harus ngantor terus-menerus.

Memiliki kontrakan atau kos-kosan sebagai sumber passive income masih jadi impian klasik banyak generasi muda Indonesia. Namun, dengan harga properti yang makin mahal dan biaya hidup yang terus naik, apakah impian ini masih masuk akal?

Kamu masih bisa melakukannya asal strategi dan ekspektasinya disesuaikan. Salah satu langkah cerdas yang bisa mempercepat jalan menuju impian ini adalah mengandalkan reksa dana sebagai akselerator modal awal.

Punya kontrakan dianggap sebagai sumber pendapatan pasif idea karena beberapa hal di bawah ini: 

1. Cash flow rutin

Gaji pasif dari uang sewa yang datang setiap bulan.

2. Aset nyata

Nilainya cenderung naik seiring waktu.

3. Bisa diwariskan

Properti dapat menjadi warisan untuk keluarga.

Namun, masalah utama tetap sama, yaitu modal awal. Bahkan untuk rumah mungil pinggir kota, uang muka bisa mencapai ratusan juta. Di sinilah banyak orang mentok.

Mengumpulkan DP Properti dengan Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana bisa jadi strategi yang lebih realistis untuk anak muda yang mau beli properti di usia 30–40-an.

1. Gunakan Reksa Dana

Untuk target jangka menengah (3–10 tahun), reksa dana pasar uang bisa memberikan potensi imbal hasil lebih dibanding tabungan biasa atau deposito.

Contoh: Target DP kontrakan Rp300 juta dalam 5–7 tahun. Menabung Rp3 juta per bulan di rekening biasa mungkin tidak cukup. Tapi jika kamu investasikan secara rutin ke reksa dana dengan rata-rata imbal hasil 8–10% per tahun, target ini jadi lebih mungkin tercapai.

Baca Juga :  PT PP (Persero) Tbk Masuk Daftar Bergengsi Fortune Southeast Asia 500, Tegaskan Reputasi sebagai BUMN Konstruksi Unggulan di Asia Tenggara

2. Strategi DCA (Dollar Cost Averaging):

Mulai dari nominal kecil (misalnya Rp500 ribu – 1 juta per bulan), dan tingkatkan secara bertahap sesuai kenaikan penghasilan.

3. Gunakan platform digital

Sekarang reksa dana pasar uang sudah bisa dibeli lewat aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Cara investasi reksa dana pun jadi lebih praktis dan mudah dimonitor.

Strategi Kombinasi Dua Aset 

Alih-alih memilih antara properti atau reksa dana, strategi keuangan yang lebih cerdas justru adalah menggabungkan keduanya:

1. Mengumpulkan modal (usia 20–35)

Fokus investasi ke reksa dana untuk mencapai modal DP atau dana pembelian properti tunai.

2. Usia pensiun aktif (usia 35+)

Sewa kontrakan jadi pemasukan pasif. Keuntungan sewanya bisa diinvestasikan kembali ke reksa dana untuk memperkuat portofolio.

3. Mengembangkan aset

Gunakan return dari reksa dana dan penghasilan kontrakan untuk mulai membeli properti berikutnya atau memperbesar bisnis.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membangun Kontrakan 

1. Biaya perawatan properti itu nyata. Banyak yang hanya menghitung pendapatan sewa, tapi lupa kalkulasi pajak, renovasi, atau risiko rumah kosong.

2. Harga properti tidak selalu naik cepat. Di kota besar, pertumbuhan harga properti kadang kalah cepat dibanding saham. Karena itu, reksa dana bisa tetap jadi tulang punggung pertumbuhan modal awal.

3. Tren digital nomad dan kos eksklusif makin tinggi. Artinya, peluang menyewakan properti tetap besar, tapi dengan preferensi baru misalnya dengan desain estetik, fleksibel, dan mudah dijangkau secara online.

Baca Juga :  Perayaan Kasih dan Berbagi Bersama Panti Asuhan Bina Ekklesia

Wujudkan Impian, Tapi Tetap Rasional

Punya kontrakan untuk pensiun dini tetap bisa dicapai, asalkan disiapkan dari sekarang dengan strategi keuangan yang adaptif. Reksa dana dan properti bukan pesaing, tapi pasangan yang saling melengkapi.

Reksa dana bisa jadi opsi untuk menyiapkan modal punya kontrakan. Modal awal investasi tidak besar dan mudah dicairkan. Investasimu juga akan disesuaikan dengan profil risiko. Kamu bisa mulai investasi reksa dana di neobank dari Bank Neo Commerce. 

Dengan investasi reksa dana di neobank, kamu bisa dapat keuntungan di antaranya: 

1. Bisa investasi mulai dari Rp10.000 

2. Pilihan produk sesuai profil risiko 

3. Aman karena dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman 

Mulai investasi reksa dana dari sekarang, susun rencana jangka menengah untuk DP, dan pilih properti dengan cermat. Dengan pendekatan seperti ini, impian pensiun muda dan tetap cuan bukan lagi mimpi semata.

Download aplikasi neobank di PlayStore dan App Store dan mulai berinvestasi reksa dana sekarang. 

Kunjungi link  reksa dana untuk info lengkap serta syarat dan ketentuan terbaru mengenai reksa dana.

Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan masa datang.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal
Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu
BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?
Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia
Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Senin, 20 April 2026 - 21:00 WIB

Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 17:00 WIB

Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran

Berita Terbaru