Inovatif! Startup Ini Bantu Perusahaan Lakukan CSR Lewat Pohon

- Editor

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 15 Juli 2025 — Di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berdampak dan terukur, platform pelestarian lingkungan LindungiHutan terus menjadi solusi andalan. Melalui fitur CorporaTree, LindungiHutan membantu perusahaan menanam pohon sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan yang terintegrasi dengan data, pelaporan, serta pelibatan masyarakat lokal dengan lebih berdampak dan terukur.

Uniknya, setiap pohon yang ditanam melalui platform LindungiHutan dapat dilacak secara digital. Sistem ini memungkinkan perusahaan mengetahui lokasi tanam, jenis pohon, dokumentasi kegiatan, hingga estimasi serapan karbon. Dengan sistem pelaporan yang transparan dan berbasis data, perusahaan dapat memantau langsung perkembangan pohon, dampak lingkungan yang dihasilkan, serta kontribusi sosial di lapangan. 

“CSR bukan hanya kewajiban, tapi kesempatan bagi perusahaan untuk menunjukkan nilai dan komitmen mereka terhadap masa depan Bumi. Kami membantu mereka mewujudkannya secara nyata dan transparan,” ujar Ben, CEO dan Co-Founder LindungiHutan. Ia menambahkan bahwa pendekatan ini membuka peluang baru bagi perusahaan dalam membangun kepercayaan publik dan loyalitas konsumen melalui aksi lingkungan yang terverifikasi.

Baca Juga :  Cara Realistis Menyiapkan Tabungan Pernikahan dan Rumah Tangga

Melalui platform LindungiHutan, perusahaan bisa memilih lokasi tanam, jumlah pohon, hingga narasi sosial yang ingin mereka dukung, misalnya restorasi hutan mangrove, pemberdayaan petani, atau pemulihan lahan kritis. Program ini pun telah menarik perhatian berbagai sektor, mulai dari perbankan, FMCG, hingga perusahaan teknologi.

Melalui sistem pelaporan internal yang dikembangkan oleh LindungiHutan, perusahaan dapat memonitor dampak CSR mereka secara berkala. Platform ini menyediakan dasbor khusus yang menampilkan kontribusi ekologis dalam bentuk data estimasi serapan karbon, jumlah pohon yang telah ditanam, luas area yang dihijaukan, serta dokumentasi aktivitas tanam dan pelibatan masyarakat. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga memudahkan perusahaan dalam menyusun laporan keberlanjutan atau ESG.

Baca Juga :  Dari Rollerblade hingga Kairo: Bagaimana 13 Anak di Rumah Singgah Menginspirasi Gerakan Sosial Baru Smart Salary

“Kolaborasi ini adalah tentang keberlanjutan yang bisa dibuktikan. Data bukan hanya pelengkap, tapi jembatan antara komitmen perusahaan dan dampak nyata di lapangan,” jelas Chasif, CTO LindungiHutan.

Sejak berdiri tahun 2016, kini LindungiHutan telah menanam lebih dari 1 juta pohon di berbagai wilayah, termasuk Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan 30 lokasi lainnya. Setiap proyek disertai laporan komprehensif yang dapat digunakan perusahaan untuk publikasi keberlanjutan, laporan tahunan, atau pemenuhan ESG (Environmental, Social, Governance).

Dengan solusi ini, CorporaTree ingin mengubah cara perusahaan memandang CSR, bukan lagi sebagai beban, tapi sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan bersama. Publik dan calon mitra perusahaan dapat mengetahui lebih lanjut dan bergabung melalui laman resmi CorporaTree LindungiHutan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 11:00 WIB

Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Berita Terbaru