Lemahnya Penegakan Hukum Tambang Emas Ilegal di Sintang: PSRB Diduga Jadi Kedok PETI, Ada Indikasi Mafia Solar Subsidi

- Editor

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Algarinews.com – Sintang, Kalimantan Barat – 27 Juli 2025 – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan tajam. Meski secara hukum tergolong kejahatan lingkungan dan tindak pidana, namun hingga kini aktivitas PETI justru kian masif dan nyaris tanpa hambatan hukum. Hal ini menimbulkan dugaan kuat adanya pembiaran sistematis hingga keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) dan jaringan mafia solar subsidi dalam mata rantai aktivitas ilegal tersebut.

Baru-baru ini, media Zonapos.co.id mengungkap aktivitas PETI di wilayah Desa Temiang, Kecamatan Sepauk, yang melibatkan penggunaan alat berat jenis lanting jek bermesin Fuso, beroperasi hanya beberapa ratus meter dari permukiman warga. Sumber media menyebutkan, kegiatan tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa tindakan berarti dari instansi terkait.

Menanggapi pemberitaan itu, salah seorang pekerja tambang berinisial SML, yang mengaku sebagai warga setempat, menyatakan bahwa ia dan rekan-rekannya beroperasi di bawah organisasi bernama Penambang Sintang Raya Bersatu (PSRB).

Baca Juga :  SESTAMA BNN RI HADIRI RAPIM POLRI 2026, PERKUAT SINERGI DUKUNG RKP PEMERINTAH

Kami anggota PSRB, Penambang Sintang Raya Bersatu. Kalau ketua kami, AI,” ujar SML melalui pesan WhatsApp pada Jumat, 25 Juli 2025.

Pernyataan ini justru menimbulkan tanda tanya publik. Apa sebenarnya legalitas PSRB? Apakah organisasi ini memiliki izin resmi sebagai koperasi pertambangan, atau hanya menjadi tameng hukum bagi aktivitas PETI yang telah merusak lingkungan dan mencederai negara?

Hingga saat ini, tidak ada informasi resmi dari Dinas ESDM Kalimantan Barat maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait izin operasional organisasi tersebut. Nama AI, yang disebut sebagai ketua PSRB, juga belum memberikan klarifikasi atas tudingan bahwa lembaganya hanya menjadi kedok legalisasi tambang ilegal.

Lebih lanjut, sumber internal yang enggan disebutkan namanya menduga bahwa aktivitas PETI di Sintang juga terhubung dengan jaringan pemasok BBM subsidi ilegal jenis Bio Solar yang digunakan untuk mengoperasikan mesin-mesin berat di lokasi tambang. Dugaan ini semakin menguatkan bahwa praktik PETI bukan lagi kejahatan perorangan, melainkan telah berubah menjadi kejahatan terorganisir dengan dukungan logistik yang sistematis.

Baca Juga :  Untuk Memastikan Tidak Ada Praktik Kecurangan Yang Merugikan Konsumen Serta Memastikan Layanan Kepada Masyarakat Berjalan Dengan Baik Polres Melawi Cek SPBU

Masyarakat sipil dan aktivis lingkungan mendesak aparat penegak hukum termasuk Polda Kalimantan Barat, Kejaksaan Tinggi, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas jaringan ilegal ini. Transparansi dan ketegasan hukum dinilai menjadi ujian serius dalam menyelamatkan lingkungan Kalbar dari kerusakan permanen.

Jika negara terus diam, maka negara kalah oleh mafia,” tegas seorang aktivis lingkungan dari Forum Peduli Kapuas Hulu, saat dimintai tanggapannya.

Hingga rilis ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Ketua PSRB AI maupun tanggapan dari Dinas Pertambangan dan instansi hukum lainnya.

Laporan : RA

Berita Terkait

Loso Mena PKB: Peran Pers Strategis dalam Pembangunan Daerah
Darma Wijaya Ajak ASN Bersepeda, PWI Sergai Beri Apresiasi di Acara Buka Bersama
Aspirasi Damai Warga Pademangan : Tolak Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga
Gedung Velvet 76 Mengunakan Trotoar Untuk Parkir Dan Taman Warga Diduga Tampa Izin Dishub Jakarta Barat Tutup Mata !!
SESTAMA BNN RI HADIRI RAPIM POLRI 2026, PERKUAT SINERGI DUKUNG RKP PEMERINTAH
Presiden Prabowo Tekankan Semangat Indonesia Incorporated dalam Dialog Strategis Bersama Pengusaha Nasional
Presiden Prabowo Pimpin Ratas Ekonomi, Fundamental Nasional Tunjukkan Ketahanan dan Akselerasi
Presiden Prabowo Tegaskan Kepastian Investasi, Akselerasi Hilirisasi, dan Jamin Stok Energi Nasional Aman
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:48 WIB

Loso Mena PKB: Peran Pers Strategis dalam Pembangunan Daerah

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:51 WIB

Darma Wijaya Ajak ASN Bersepeda, PWI Sergai Beri Apresiasi di Acara Buka Bersama

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:12 WIB

Aspirasi Damai Warga Pademangan : Tolak Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:02 WIB

Gedung Velvet 76 Mengunakan Trotoar Untuk Parkir Dan Taman Warga Diduga Tampa Izin Dishub Jakarta Barat Tutup Mata !!

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:52 WIB

SESTAMA BNN RI HADIRI RAPIM POLRI 2026, PERKUAT SINERGI DUKUNG RKP PEMERINTAH

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:49 WIB

Presiden Prabowo Tekankan Semangat Indonesia Incorporated dalam Dialog Strategis Bersama Pengusaha Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:46 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Ratas Ekonomi, Fundamental Nasional Tunjukkan Ketahanan dan Akselerasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:42 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Kepastian Investasi, Akselerasi Hilirisasi, dan Jamin Stok Energi Nasional Aman

Berita Terbaru

Bisnis

Indikator Penting dalam Menilai Kinerja Perusahaan

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:00 WIB

Bisnis

Penyebab Perut Kucing Membesar dan Cara Mengatasinya

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:00 WIB