Offline Meeting Kembali Diminati, RevComm Soroti Pentingnya Dokumentasi yang Canggih

- Editor

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 4 Agustus 2025 — Era pasa-pandemi membuat pertemuan tatap muka atau offline meeting kembali diminati. Banyak profesional bisnis kini kembali memilih interaksi langsung karena dinilai lebih efektif untuk membangun kepercayaan. Namun, di balik keunggulan tersebut, terdapat tantangan besar: bagaimana cara mendokumentasikan offline meeting secara akurat dan efektif seperti pada online meeting?

Berdasarkan data Forbes, bahkan sales terbaik di lapangan hanya mampu menutup 4 dari 10 pertemuan penjualan. Artinya, lebih dari 50% offline meeting belum memberikan hasil yang signifikan. Tanpa dokumentasi yang baik, perusahaan kehilangan peluang untuk belajar dari interaksi yang sudah terjadi, mengevaluasi pendekatan, dan memperbaiki strategi komunikasi ke depan.

Menjawab tantangan tersebut, RevComm Indonesia memperkenalkan MiiTel RecPod dalam acara Exclusive Luncheon: Accelerate Your Offline Sales Performance. Acara yang diselenggarakan pada 30 Juli lalu di GIOI Menteng, Jakarta ini turut mengundang beberapa pimpinan bisnis dari perusahaan terkemuka di Indonesia.

MiiTel RecPod adalah aplikasi berbasis AI yang memiliki kemampuan untuk merekam, mentranskripsi, membuat ringkasan, dan menganalisis percakapan offline meeting secara otomatis. Ini menjadi solusi praktis bagi tim sales untuk mendokumentasikan percakapan dengan prospek tanpa khawatir melewatkan poin penting.

Baca Juga :  KFI dan TechnoServe Resmikan Millers for Nutrition di Indonesia, Fokus Perkuat Ketahanan Gizi Bangsa

Maesa, Sales Representative RevComm, menjelaskan, “Selain untuk memonitor performa komunikasi tim, mendokumentasikan offline meeting juga penting untuk mengumpulkan informasi terkait customer behavior berdasarkan interaksi nyata kita dengan calon customer.” 

Hal ini sejalan dengan pengalaman salah satu peserta acara, yang merupakan pimpinan perusahaan otomotif ternama, setelah mencoba trial MiiTel RecPod.

“Kami mencoba MiiTel RecPod saat mendapat trial, dan langsung terasa manfaatnya. Aplikasi ini praktis digunakan saat sales bertemu prospek seperti di GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show). Dari rekaman, kami bisa menganalisis cara komunikasi mereka, memahami kebutuhan calon pelanggan, hingga menilai potensi pembelian. Hasilnya membantu kami memberi panduan yang lebih tepat ke sales dan menentukan segmentasi produk yang sesuai.”

MiiTel RecPod dilengkapi dengan berbagai fitur canggih seperti:

1. Recording offline meeting otomatis

Baca Juga :  5 Alasan Mengapa Aplikasi Akuntansi Cloud Jadi Pilihan Pebisnis Modern

2. Transkripsi voice-to-text otomatis

3. Ringkasan percakapan otomatis

4. Analisis performa percakapan dengan AI

5. Integrasi dengan Google Calendar

6. Akses via HP atau laptop, tanpa perangkat tambahan

7. Data tersimpan dalam Cloud Storage perusahaan

MiiTel telah tersertifikasi ISO 27001, memastikan keamanan data dan privasi pengguna. Selain itu, solusi ini juga dilengkapi fitur restriction yang memberikan fleksibilitas pada perusahaan untuk mengatur akses siapa saja yang dapat melihat data recording yang telah dibuat.

Dengan hadirnya MiiTel RecPod, RevComm berharap dapat membantu lebih banyak perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan performa offline meeting tim sales mereka dengan pelanggan. Aplikasi ini menjawab kebutuhan akan dokumentasi yang akurat dan efisien dalam interaksi offline, sekaligus memungkinkan analisis mendalam untuk peningkatan kinerja.

Aplikasi MiiTel RecPod telah tersedia di Playstore dan App Store. Klaim demo gratis MiiTel RecPod dengan klik di sini atau kunjungi miitel.id 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru