PTPP Raih Rekor MURI melalui Penerapan Inovasi, Tegaskan Komitmen sebagai Pionir Konstruksi Berkelanjutan

- Editor

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 Agustus 2025 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali mencetak prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori “Gedung Pertama di Indonesia yang Menggunakan Kaca Fotovoltaik BIPV” pada pembangunan Gedung Bank Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penghargaan ini diberikan dalam acara PP Awards 2025, bagian dari rangkaian peringatan HUT PTPP ke-72 yang mengusung tema “Creating Value to Enhance the Core.” Tema ini mencerminkan tekad PTPP untuk terus menghadirkan nilai tambah melalui inovasi, kolaborasi, dan penerapan teknologi yang memberi dampak nyata bagi perusahaan sekaligus pembangunan nasional.

Acara PP Awards tahun 2025 memiliki tema “Creating Value to Enhance the Core”. Tema ini menekankan pentingnya menciptakan nilai tambah untuk memperkuat pondasi utama perusahaan. Dalam dunia konstruksi yang penuh tantangan, setiap inovasi, kolaborasi, dan inisiatif diharapkan memberi dampak nyata tidak hanya bagi proyek, tetapi juga masa depan perusahaan. Acara yang diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2012 ini merupakan bentuk penghargaan kepada karyawan PTPP atas kontribusi karya terbaiknya melalui beberapa kategori lomba yaitu Inovasi Konstruksi, Inovasi Manajemen, Marketing Breakthrough, ToPP Inovator, Best Performance Construction Project, Bisnis Ekselen, BPP Proyek Terbaik, Value Creation in Business, Construction Technology, Best QHSE & ESG Project, Buku Karya, dan Video Karya. Di tahun ini, terdapat 537 karya yang berhasil dikumpulkan dan seluruhnya adalah karya organik dari karyawan PTPP. Turut hadir dalam acara ini Novel Arsyad selaku Direktur Utama beserta Jajaran Direksi PTPP, Dhony Rahajoe selaku Komisaris Utama beserta jajaran Komisaris PTPP, serta seluruh karyawan PTPP.

Baca Juga :  Kebiasaan Sehari Hari yang Membuat HP Cepat Rusak

Dalam kata sambutannya, Novel Arsyad menyampaikan bahwa karya-karya yang lahir dalam PP Awards 2025 bukan sekadar ide di atas kertas, tetapi dapat benar-benar memberikan dampak nyata bagi perusahaan, baik melalui inovasi metode pekerjaan, tata kelola proyek yang baik, maupun penerapan teknologi, sehingga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kinerja dan reputasi PTPP. “Kepada para pemenang PP Awards 2025, saya ucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya. Teruslah berkreasi, jangan berhenti berinovasi, dan jadikan prestasi ini sebagai pemicu untuk menghadirkan karya-karya baru yang mampu membawa dampak positif, tidak hanya bagi PTPP, tetapi juga bagi pembangunan bangsa,” ucap Novel.

Terkait dengan penghargaan MURI, PTPP berhasil melakukan inovasi pertama di Indonesia pada Penerapan teknologi BIPV (Building Integrated Photovoltaic) di Proyek Gedung Kompleks Perkantoran Bank Indonesia IKN, menjadi contoh konkret dari komitmen terhadap pembangunan keberlanjutan. Teknologi BIPV pada atap gedung ini tidak hanya memanfaatkan atap kaca sebagai elemen arsitektural yang memasukkan cahaya matahari alami ke dalam bangunan tetapi juga terintegrasi sebagai pembangkit listrik tenaga surya. Selain menghasilkan energi, atap BIPV pada gedung BI juga berfungsi sebagai isolasi thermal sehingga mengurangi beban pendingin ruangan dan mengurangi emisi karbon untuk bumi yang lebih hijau. Dengan teknologi BIPV yang terintegrasi secara langsung ke dalam struktur bangunan, menciptakan harmoni sempurna antara estetika, fungsi dan keberlanjutan.

Baca Juga :  Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo mengatakan bahwa pencapaian ini sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan hijau di Indonesia. “BIPV adalah inovasi yang menjawab tantangan energi masa depan dan memperkuat posisi PTPP sebagai pionir konstruksi berkelanjutan,” ujar Joko. Prestasi 2025 ini menambah deretan rekor MURI yang pernah diraih PTPP. Pada 2023 lalu, PTPP juga mencatat tiga rekor MURI, di antaranya Lapangan Tembak dengan Elevasi Tertinggi di Dalam Gedung pada Proyek Kejaksaan Agung, Pengerjaan Jalan Tol dengan Pile Slab Metode Case In Situ tercepat pada Proyek Jalan Tol Semarang Demak, dan Pengerjaan Jalan Tol dengan Titik Pre-Fabricated Vertical Drain (PVD) Terbanyak pada Proyek Jalan Tol Semarang Demak. Dengan capaian terbaru ini, ditambahkan Joko, PTPP menegaskan posisinya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang konsisten menghadirkan inovasi, memperkuat daya saing, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan.

–SELESAI–

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru