Dukung Amanat Presiden Prabowo pada Program Makan Bergizi Gratis, Kementerian PU Percepat Bangun SPPG

- Editor

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 18 September 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah konkret untuk menyiapkan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) demi menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini merupakan amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat dan cerdas.

Langkah strategis ini dipertegas melalui penandatanganan Surat Keputusan
Bersama antara Kementerian PU, BGN, dan Kementerian Dalam Negeri, yang
berlangsung di Gedung BGN, Jakarta, pada Kamis (18/9/2025).

Menteri PU, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa Program MBG memiliki cakupan
yang jauh lebih luas dari sekadar program sosial. Menurutnya, program ini
adalah bagian integral dari strategi pembangunan nasional yang juga sejalan
dengan sasaran PU608 untuk menurunkan angka kemiskinan, menekan Incremental
Capital Output Ratio (ICOR), dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Program MBG adalah amanat Presiden Prabowo untuk mencetak generasi
Indonesia yang sehat dan cerdas. Program ini juga mendorong ekonomi lokal
dengan melibatkan petani, nelayan, dan UMKM. Dengan demikian, MBG bukan hanya
program sosial, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan nasional,” ujar
Menteri Dody.

Sebagai wujud nyata tindak lanjut, Kementerian PU dan BGN telah menyiapkan
SPPG. Sebuah prototipe untuk sentra ini bahkan telah ditetapkan secara resmi
melalui Keputusan Menteri PU Nomor 628 Tahun 2025 sebagai pedoman nasional.
Saat ini, tiga unit percontohan sudah dibangun di Jambi, Banjar, dan Kebumen.
Masing-masing unit sengaja dibangun dengan tipe konstruksi yang berbeda untuk
dijadikan model pengembangan lebih lanjut di daerah lain.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan

Berdasarkan hasil survei bersama yang dilakukan BGN dan Kemendagri pada 13
Agustus hingga 2 September 2025, teridentifikasi ada 1.314 lokasi potensial di
seluruh Indonesia. Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi, sebanyak 801
lokasi dinyatakan memenuhi syarat, dan 483 lokasi di antaranya ditetapkan siap
untuk dibangun.

“Dari total 483 lokasi tersebut, Kementerian PU akan menangani 264 titik
lokasi di berbagai provinsi, termasuk 11 lokasi strategis di kawasan Pos Lintas
Batas Negara (PLBN),” kata Menteri Dody.

Menteri Dody menambahkan bahwa percepatan pembangunan SPPG akan difokuskan
pada wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) serta kawasan PLBN.
“Fokus percepatan pembangunan diarahkan pada wilayah 3T serta kawasan PLBN,
mengingat kebutuhan layanan gizi yang sangat mendesak dan pentingnya kehadiran
negara di lokasi tersebut,” tambah Menteri Dody.

Dukungan dari berbagai pihak pun mengalir. Kepala BGN, Dadan Hindayana,
menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi multisektor ini. Ia menyoroti betapa
pentingnya peran kementerian lain untuk mencapai target yang telah ditetapkan
oleh presiden.

“Kehadiran Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PU sangat penting bagi
BGN karena kami harus memenuhi target Presiden Prabowo. Sampai saat ini telah
ada 8.344 SPPG yang 100% didanai masyarakat, kontribusi yang luar biasa. Dan
kini BGN mendapatkan komitmen dari Kementerian PU, bahwa ada anggaran
Kementerian PU yang bisa digunakan untuk pembangunan SPPG di daerah terpencil,”
ungkap Kepala BGN Dadan.

Baca Juga :  Strategi PTPP dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan di Tengah Dinamika Industri Konstruksi Nasional dan Tantangan Global

Senada dengan itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga menegaskan
komitmen pihaknya. Kemendagri akan berperan dalam penyiapan lahan untuk
pembangunan SPPG yang akan dieksekusi oleh Kementerian PU.

“Sesuai dengan arahan Presiden, Kementerian PU akan membangun dan
Kemendagri akan menyiapkan lahannya. Kami siap untuk terus bekerja sama.
Mudah-mudahan MoU ini menjadi awal langkah kita ke depan agar program MBG
berjalan lancar dan dapat menjangkau target sesuai harapan Presiden. Mari
bersama-sama kita dukung,” kata Mendagri Tito.

Langkah kolaboratif antara Kementerian PU, BGN, dan Kementerian Dalam
Negeri dalam menyiapkan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi ini menjadi fondasi
penting bagi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Sinergi lintas
kementerian ini diharapkan dapat memastikan program yang diamanatkan oleh
Presiden Prabowo Subianto tersebut berjalan lancar untuk mewujudkan generasi
Indonesia yang lebih sehat dan cerdas.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru