Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Daop 6 Yogyakarta Jalin Kerja Sama dengan Stasiun Metereologi BMKG Kelas II Yogyakarta

- Editor

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daerah Operasi 6 Yogyakarta secara resmi menjalin kerja sama dengan Stasiun Meteorologi Kelas II Yogyakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilaksanakan di Yogyakarta pada Senin, 15 Desember 2025. Penandatanganan dilaksanakan oleh Executive Vice President Operasi 6 Yogyakarta, Bambang Respationo dan Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Kelas II Yogyakarta, Warjono.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api, khususnya melalui dukungan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem yang akurat, cepat, dan terintegrasi. Faktor cuaca memiliki pengaruh signifikan terhadap kelancaran perjalanan kereta api, seperti hujan lebat, angin kencang, maupun kondisi cuaca ekstrem lainnya yang berpotensi mengganggu operasional.
Dalam sambutannya, Executive Vice President Operasi 6 Yogyakarta, Bambang Respationo menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam upaya mitigasi risiko dan pengambilan keputusan operasional yang lebih tepat. Dengan adanya dukungan data dan informasi dari BMKG, KAI Daop 6 dapat melakukan berbagai langkah antisipatif lebih dini demi memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan selamat bagi pelanggan, khususnya jelang masa Angkutan Natal dan Tahun 2025/2026.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bentuk komitmen KAI dalam mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama pelayanan. “Melalui kerja sama ini, KAI Daop 6 Yogyakarta memperoleh akses informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem yang lebih akurat dan real time dari BMKG. Informasi tersebut sangat penting sebagai dasar pengambilan keputusan operasional, sehingga potensi gangguan perjalanan akibat faktor cuaca dapat diminimalkan,” ujar Feni.
Feni menambahkan, sinergi antara KAI dan BMKG diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya para pengguna jasa kereta api, melalui peningkatan keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama kami. Dengan dukungan data cuaca yang andal, KAI Daop 6 dapat melakukan mitigasi risiko secara lebih efektif, sekaligus meningkatkan keandalan layanan transportasi publik yang aman dan berkelanjutan,” tambahnya.
Kerja sama antara KAI Daop 6 Yogyakarta dan BMKG Yogyakarta ini mencakup penyediaan informasi cuaca, peringatan dini cuaca ekstrem, serta dukungan data meteorologi yang akan digunakan untuk mendukung operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
KAI Daop 6 Yogyakarta berharap kolaborasi ini dapat berjalan secara berkelanjutan, semakin solid, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung sistem transportasi perkeretaapian yang andal, aman, dan berorientasi pada keselamatan pelanggan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Baca Juga :  Startup Teknologi FisTx Perkenalkan Antasena, Solusi Efisiensi Energi di Industri Akuakultur & Komitmen Dukung Program Revitalisasi Tambak Pantura

Berita Terkait

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal
Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu
BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?
Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia
Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Senin, 20 April 2026 - 21:00 WIB

Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 17:00 WIB

Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran

Berita Terbaru