Jangan Lewatkan! Daop 7 Madiun Masih Sediakan Ribuan Tiket KA Keberangkatan Nataru

- Editor

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 9 persen atau 3.874 tempat duduk masih tersedia untuk keberangkatan pada periode 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Dalam rangka mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan bahwa hingga saat ini masih tersedia sisa tiket kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa sebanyak 9 persen atau 3.874 tempat duduk masih tersedia untuk keberangkatan pada periode 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Sisa tempat duduk tersebut berasal dari total kapasitas 43.704 tempat duduk dengan 72 perjalanan operasional Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) pada periode tersebut.

“Sebagian besar sisa tempat duduk masih tersedia di kelas eksekutif, namun demikian kelas ekonomi masih dapat diperoleh khususnya pada tanggal 31 Desember 2025,” ujar Tohari.

Adapun kereta api keberangkatan Daop 7 Madiun yang masih memiliki ketersediaan tempat duduk antara lain KA Madiun Jaya, KA Singasari, KA Brantas, KA Bangunkarta, serta KA Brantas Tambahan.

Baca Juga :  PTPP Rampungkan RSUD Tarempa, Dukung Asta Cita Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah Terluar

Data Pergerakan Penumpang Rabu, 24 Desember 2025

Pada hari ini, Rabu (24/12), KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 8.031 pelanggan berangkat (naik) dan 9.973 pelanggan tiba (turun) di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun.

Rincian penumpang naik di beberapa stasiun wilayah Daop 7 Madiun:

1. Madiun: 2.407 pelanggan

2. Kediri: 1.193 pelanggan

3. Jombang: 675 pelanggan

4. Tulungagung: 602 pelanggan

5. Blitar: 655 pelanggan

6. Kertosono: 501 pelanggan

7. Nganjuk: 524 pelanggan

8. Magetan: 384 pelanggan

9. Caruban: 197 pelanggan

10. Ngawi: 584 pelanggan

11. Papar: 88 pelanggan

12. Walikukun: 183 pelanggan

Rincian penumpang turun di beberapa stasiun wilayah Daop 7 Madiun:

1. Madiun: 3.470 pelanggan

2. Kediri: 1.230 pelanggan

3. Jombang: 788 pelanggan

4. Tulungagung: 870 pelanggan

5. Blitar: 789 pelanggan

6. Kertosono: 613 pelanggan

7. Nganjuk: 579 pelanggan

8. Magetan: 366 pelanggan

9. Caruban: 301 pelanggan

10. Ngawi: 561 pelanggan

11. Papar: 71 pelanggan

12. Walikukun: 280 pelanggan

Akumulasi Angkutan Nataru 2025/2026

Lebih lanjut Tohari menyampaikan, secara kumulatif sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, hingga hari ini KAI Daop 7 Madiun telah melayani:

Baca Juga :  Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Daop 1 Jakarta Tutup Perlintasan Liar di Bekasi Jawa Barat

108.455 pelanggan berangkat (naik)

114.297 pelanggan tiba (turun)

Sementara itu, berdasarkan data penjualan tiket hingga hari ini, sebanyak 37.761 tempat duduk telah terjual untuk pelanggan yang berangkat dari stasiun-stasiun dan KA-KA wilayah Daop 7 Madiun. Jumlah tersebut setara dengan 58 persen dari total 65.565 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, dengan total 108 perjalanan KAJJ.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI agar dapat memilih jadwal dan kelas layanan sesuai kebutuhan. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan semakin melayani selama masa Angkutan Nataru,” tutup Tohari.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait perjalanan dan layanan kereta api, dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp 081-122-233-121, email cs@kai.id, atau media sosial @KAI121.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru