KAI Daop 2 Bandung Catat 48 Ribu Pelanggan KA Jarak Jauh pada Minggu, 28 Desember 2025, Jumlah Tersebut Sementara adalah Yang Tertinggi Selama Angkutan Nataru

- Editor

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan layanan kereta api jarak jauh pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Pada Hari Minggu, 28 Desember 2025 kemaren, tercatat 48.484 pelanggan menggunakan kereta api jarak jauh, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan di wilayah Daop 2 Bandung.

Jumlah tersebut merupakan angka sementara tertinggi selama 12 hari pelaksanaan Angkutan Nataru 2025/2026 dari tanggal 18 Desember 2025, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihan utama pada masa libur akhir tahun.

Secara rinci, jumlah penumpang KA jarak jauh yang berangkat pada Minggu, 28 Desember 2025 dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung tercatat sebanyak 24.489 pelanggan. Rinciannya, Stasiun Bandung 7.938 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 4.540 pelanggan, Stasiun Cianjur 2.239 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 1.763 pelanggan, Stasiun Cipatat 1.543 pelanggan, dan sisanya dari stasiun-stasiun lain wilayah Daop 2 Bandung.

Sementara itu, total penumpang KA jarak jauh yang berangkat selama 11 hari, terhitung sejak 18 Desember hingga 28 Desember 2025, mencapai 221.091 pelanggan dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.

Baca Juga :  KAI Terapkan Tarif Akhir Pekan LRT Jabodebek selama Nataru 2025/2026

Adapun untuk kedatangan penumpang KA jarak jauh pada Minggu, 28 Desember 2025, KAI Daop 2 Bandung mencatat sebanyak 23.995 pelanggan tiba di seluruh stasiun wilayah Daop 2 Bandung. Dengan rincian Stasiun Bandung 7.798 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 4.200 pelanggan, Stasiun Cianjur 2.513 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 1.706 pelanggan, Stasiun Cipatat 1.680 pelanggan, dan sisanya dari stasiun-stasiun lain wilayah Daop 2 Bandung.

Sedangkan total penumpang KA jarak jauh yang tiba selama 11 hari periode 18 Desember hingga 28 Desember 2025 tercatat sebanyak 220.133 pelanggan dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.

Selain itu, berdasarkan data penjualan tiket Angkutan Nataru 2025/2026 hingga Senin, 29 Desember 2025, tercatat sebanyak 300.813 tiket telah terjual. Jumlah tersebut setara dengan okupansi mencapai 104,7% dari total 287.316 tempat duduk yang disediakan. Tingginya tingkat okupansi ini mencerminkan optimalisasi operasional perjalanan KA, termasuk melalui pola dinamis naik turun penumpang di berbagai stasiun.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya angka pelanggan dan penjualan tiket tersebut telah diantisipasi dengan kesiapan operasional yang optimal.

Baca Juga :  International Relations BINUS University Perkuat Jejaring Global lewat EU Values International Conference, Hadirkan 80+ Peneliti dari 40 Perguruan Tinggi Dunia

“KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan selamat, aman, dan lancar melalui kesiapan sarana prasarana, SDM, serta pengaturan operasional baik di stasiun maupun selama perjalanan kereta api,” ujarnya.

KAI Daop 2 Bandung, juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program tarif promo diskon 30 persen untuk kelas eksekutif, yang masih berlaku untuk keberangkatan hingga tanggal 10 Januari 2026. Program ini diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan yang lebih hemat sekaligus tetap nyaman selama masa libur akhir tahun.

Selain itu juga diimbau para pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, mematuhi ketentuan perjalanan, serta menjaga barang bawaan masing-masing guna mendukung kelancaran pelayanan selama masa Angkutan Nataru.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan libur Natal dan Tahun Baru menggunakan kereta api. KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Kuswardojo.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru