Hadapi Libur Panjang Imlek 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan 25 Perjalanan KA dengan 67.510 Tempat Duduk

- Editor

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (Jawa Barat), 12 Februari 2026 – Dalam rangka menghadapi libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 yang berlangsung pada periode 13 s.d. 17 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyiapkan layanan optimal bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Pada periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan sebanyak 24 perjalanan KA Jarak Jauh reguler serta 1 perjalanan KA Parahyangan Fakultatif.

Secara keseluruhan, KAI Daop 2 Bandung menyediakan total 67.510 tempat duduk selama lima hari masa angkutan libur panjang Imlek. Penambahan perjalanan fakultatif dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi peningkatan jumlah pelanggan yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk bepergian bersama keluarga maupun kerabat.

Berbagai relasi favorit masyarakat seperti tujuan Jakarta, Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan kota-kota lainnya diprediksi akan mengalami peningkatan okupansi. Oleh karena itu, KAI Daop 2 Bandung memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia guna memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu kepada seluruh pelanggan.

Baca Juga :  Jelajahi Pasar Barang Antik di Jakarta yang Memikat!

Selain menyiapkan kapasitas angkut yang memadai, KAI Daop 2 Bandung juga melakukan peningkatan pengawasan operasional dan pelayanan di stasiun maupun di atas kereta. Seluruh petugas disiapkan untuk membantu kelancaran proses boarding, memberikan informasi kepada pelanggan, serta memastikan penerapan standar pelayanan tetap berjalan optimal selama periode libur panjang.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang akan bepergian pada momen libur Imlek ini. “Kami telah menyiapkan 24 perjalanan KA Jarak Jauh reguler dan 1 perjalanan fakultatif yakni KA Parahyangan Fakultatif dengan total 67.510 tempat duduk selama periode 13 hingga 17 Februari 2026. Kami menyiapkan semua aspek untuk kelancaran operasional dan pelayanan yang merupakan langkah antisipatif untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan transportasi yang aman, nyaman, bebas macet, serta memiliki tingkat ketepatan waktu yang tinggi. KAI Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access By KAI, website booking.kai.id, serta berbagai kanal penjualan eksternal resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI.

Baca Juga :  Ratusan Ahli IMDG Code Dicetak Port Academy dalam 10 Bulan

KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan para pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, membawa identitas diri yang sah dan sesuai dengan data pada tiket, serta memperhatikan ketentuan barang bawaan demi kenyamanan bersama. Seluruh petugas siap memberikan pelayanan maksimal agar perjalanan masyarakat selama libur panjang Imlek berlangsung lancar dan berkesan.

Melalui kesiapan operasional yang matang dan dukungan seluruh insan KAI, diharapkan momentum libur panjang Imlek tahun ini dapat berjalan dengan aman dan tertib. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen menghadirkan transportasi publik yang andal serta menjadi pilihan utama masyarakat dalam setiap momen perjalanan penting.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee
PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 19:00 WIB

FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 11:00 WIB

Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Berita Terbaru