Pastikan Angkutan Lebaran Tetap Andal, KAI Divre IV Tanjungkarang Catat Tren Pertumbuhan Penumpang di Masa Angkutan Lebaran Tahun 2021–2026

- Editor

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Divisi Regional IV Tanjungkarang memastikan penyelenggaraan Angkutan Lebaran
2026 berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Hingga akhir masa angkutan,
KAI Divre IV Tanjungkarang mencatat total 87.846 pelanggan yang telah dilayani.

 

Capaian ini menjadi penutup yang
positif sekaligus memperkuat posisi kereta api sebagai salah satu moda
transportasi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas selama periode
Lebaran.

 

Secara historis, jumlah penumpang
Angkutan Lebaran di wilayah Divre IV Tanjungkarang menunjukkan tren pertumbuhan
yang signifikan dalam enam tahun terakhir. Pada tahun 2021, jumlah penumpang
tercatat sebanyak 1.309 pelanggan, angka tersebut relatif rendah karena pada
periode tersebut mobilitas masyarakat masih dibatasi akibat pandemi COVID-19
serta adanya kebijakan pembatasan perjalanan. Pada tahun 2022, jumlah tersebut
melonjak drastis menjadi 47.600 pelanggan seiring dengan meningkatnya aktivitas
perjalanan.

 

Memasuki tahun 2023, jumlah
penumpang tercatat sebesar 44.493 pelanggan, sedikit mengalami penyesuaian,
sebelum kembali menunjukkan tren peningkatan pada 2024 menjadi 72.957
pelanggan. Puncak tertinggi terjadi pada tahun 2025 dengan total 89.610
pelanggan.

Baca Juga :  Transportasi Publik Bukan Lagi Alternatif, Kepastian Rute dan Tarif Jadikan LRT Jabodebek Pilihan Utama

 

Sementara itu, pada Angkutan
Lebaran 2026, jumlah penumpang mencapai 87.846 pelanggan atau hanya turun
sekitar 1,97% dibandingkan tahun 2025. Meskipun demikian, angka tersebut tetap
berada pada level tinggi dan mencerminkan stabilitas permintaan terhadap
layanan kereta api.

 

Tren ini menunjukkan bahwa dalam
beberapa tahun terakhir, KAI Divre IV Tanjungkarang berhasil menjaga
konsistensi pertumbuhan sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat, bahkan
setelah fase lonjakan signifikan pasca pemulihan mobilitas.

 

Manajer Humas PT KAI Divre IV
Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa capaian tersebut
merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam memastikan kualitas layanan
secara berkelanjutan.

 

“Kami memastikan Angkutan Lebaran
2026 berjalan dengan selamat, aman, dan nyaman. Konsistensi jumlah penumpang
dalam beberapa tahun terakhir menjadi indikator kuat bahwa kepercayaan
masyarakat terhadap kereta api terus terjaga,” ujar Zaki.

Baca Juga :  RUU Sisdiknas dan Masa Depan Evaluasi Pendidikan: PSPK & KMPPI Dorong Penguatan Kebijakan Evaluasi Pendidikan Nasional

 

Ia menambahkan bahwa berbagai
langkah strategis telah dilakukan untuk mendukung keberhasilan Angkutan Lebaran
tahun ini, mulai dari peningkatan kesiapan sarana dan prasarana, penguatan
pengawasan operasional, hingga optimalisasi pelayanan di stasiun dan selama
perjalanan.

 

Selain itu, kesiapan sumber daya
manusia juga menjadi fokus utama, dengan memastikan seluruh petugas dalam
kondisi prima dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

 

Keberhasilan ini juga tidak
terlepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan serta meningkatnya
kesadaran masyarakat dalam memilih transportasi publik yang aman, nyaman, dan
tepat waktu.

 

Dengan berakhirnya masa Angkutan
Lebaran 2026, KAI Divre IV Tanjungkarang akan terus melakukan evaluasi
menyeluruh sebagai dasar untuk peningkatan layanan di masa mendatang.
Perusahaan optimistis tren positif ini dapat terus dipertahankan seiring dengan
penguatan kualitas layanan dan inovasi yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru