Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman

- Editor

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman, 11 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Hal ini diwujudkan salah satunya melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Sleman yang berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026, pukul 13.00–14.30 WIB, bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Sleman.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto, S.H., M.H., Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Ari Hani Saputri, S.H., M.H., Kepala Cabang BRI Finance Sleman, Insan Nur Susilo, S.H., serta jajaran perwakilan dari kedua institusi. Kerja sama ini menjadi langkah strategis BRI Finance dalam meningkatkan efektivitas penyelesaian kredit bermasalah melalui pendekatan yang terstruktur dan berbasis kepastian hukum, sekaligus mendorong penyelesaian kewajiban nasabah secara lebih efektif dengan mengedepankan aspek edukasi dan solusi yang berkelanjutan.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menegaskan bahwa kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Sleman merupakan bagian dari investasi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat fondasi tata kelola dan keberlanjutan bisnis.

Baca Juga :  Bank Raya (AGRO) Selenggarakan RUPST 2025, Semakin Optimis Tumbuh Berkelanjutan dan Fokus Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Digital

“Setiap langkah BRI Finance harus berada dalam koridor hukum dan prinsip integritas, sehingga kami dapat menghadirkan layanan pembiayaan yang aman, terpercaya, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Wahyudi.

Lebih lanjut, Wahyudi menekankan bahwa kepastian hukum merupakan elemen fundamental dalam menjaga kualitas portofolio pembiayaan dan stabilitas operasional perusahaan. Sinergi dengan Kejaksaan melalui peran Jaksa Pengacara Negara dinilai mampu memperkuat proses mitigasi risiko hukum secara lebih terstruktur dan terukur.

“Melalui dukungan tersebut, BRI Finance dapat menjaga kualitas aset serta memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan. Kami memastikan bahwa setiap pertumbuhan bisnis yang dicapai senantiasa sejalan dengan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan keberlanjutan,” tambahnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto, menyampaikan bahwa melalui kerja sama ini, Kejaksaan Negeri Sleman akan memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Dukungan tersebut mencakup bantuan hukum baik secara litigasi maupun non-litigasi, pemberian pertimbangan hukum, serta tindakan hukum lainnya yang diperlukan.

Baca Juga :  Meriahkan Mid-Autumn Festival bersama Moonlight Delights di Hublife Taman Anggrek

“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi kedua institusi, khususnya dalam mendukung pengamanan aset, peningkatan tata kelola kelembagaan, serta penyelesaian permasalahan hukum secara profesional dan akuntabel,” jelas Bambang.

Melalui kerja sama ini, BRI Finance terus memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG), manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan sebagai bagian integral dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model sinergi antara industri pembiayaan dan lembaga penegak hukum dalam mendukung stabilitas serta keberlanjutan sektor pembiayaan, khususnya di tingkat daerah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru