Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

- Editor

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam menciptakan sistem yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dan berdampak. Menjawab tantangan tersebut, BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan keilmuan melalui pengukuhan Guru Besar.

BINUS University mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Tanty Oktavia, S.Kom., M.M. sebagai Guru Besar Tetap di bidang Business Information Systems, yang saat ini juga menjabat sebagai Head of Department Master in Information Systems Management.

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Human–AI Collaboration in Business Information Systems: Sistem Cerdas, Tepercaya, dan Berorientasi pada Manusia”, Prof. Tanty menyoroti pentingnya pergeseran paradigma dalam pengembangan sistem informasi bisnis. Ia menekankan bahwa teknologi, khususnya AI, tidak lagi hanya berperan sebagai alat otomatisasi, tetapi sebagai mitra strategis manusia dalam pengambilan keputusan dan penciptaan nilai bisnis.

Baca Juga :  Rupiah Melemah Imbas Demonstrasi, Krisis Politik Indonesia dan Dampaknya pada Industri Aset Kripto

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa evolusi Business Information Systems kini telah memasuki fase baru yang ditandai dengan integrasi AI yang mampu belajar, memprediksi, serta memberikan rekomendasi berbasis data. Dalam konteks ini, kolaborasi Human-AI menjadi fondasi utama dalam membangun sistem yang adaptif, cerdas, dan tetap berorientasi pada manusia.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam menghadirkan ekosistem akademik yang unggul dan berdampak. “Pengukuhan Guru Besar bukan hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong lahirnya pemikiran strategis yang mampu menjawab tantangan global. Kami percaya kontribusi Prof. Tanty akan semakin memperkuat peran BINUS University dalam menghasilkan riset yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.”  

Baca Juga :  LindungiHutan Luncurkan “Carbon Projection”, Fitur Perhitungan Serapan Karbon Jangka Panjang

Sejalan dengan perkembangan menuju era Industry 5.0, Prof. Tanty juga menekankan pentingnya pendekatan human-centered dalam pengembangan AI, di mana teknologi dirancang untuk memperkuat kapabilitas manusia, bukan menggantikannya. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan inovasi yang lebih holistik, etis, dan berkelanjutan dalam berbagai sektor industri.

Pengukuhan ini menjadi bagian dari perjalanan BINUS University memasuki 45 tahun berkarya di dunia pendidikan, yang secara konsisten menghadirkan inovasi pembelajaran, memperluas kolaborasi global, serta membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Melalui penguatan peran Guru Besar, BINUS University terus berupaya menghadirkan talenta unggul yang tidak hanya siap berkarier, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital dan kemajuan bangsa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru