INS Sunayna Tiba di Jakarta, Misi “One Ocean, One Mission” Perkuat Sinergi Maritim Indonesia–India

- Editor

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Kapal patroli lepas pantai milik Indian Navy, INS Sunayna (P57), tiba di Dermaga IKT Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (21/4/2026) lalu. Kedatangan kapal ini menjadi bagian dari misi “One Ocean, One Mission” yang menekankan kolaborasi internasional dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan kawasan maritim.

Penyambutan dilakukan oleh jajaran TNI Angkatan Laut dari Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) III. Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, diwakili oleh Asisten Operasi (Asops), Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, yang hadir langsung di lokasi penyambutan.

Selain itu, sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Laksamana Madya TNI (Purn) Dadi Hartanto serta Atase Pertahanan India Captain (N) Shiv Kumar. Kehadiran para pejabat ini mencerminkan pentingnya kunjungan tersebut dalam konteks hubungan bilateral kedua negara.

Perkuat Kerja Sama Maritim

Dalam pernyataannya, Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel , menekankan bahwa kunjungan ini memiliki makna strategis bagi kedua negara.

Baca Juga :  Era Baru Budidaya Udang Indonesia Tiba : FisTx Terapkan Sistem Perlindungan Berlapis UV dan Elektrolisis di Tambak Banyuwangi

“Kehadiran INS Sunayna menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan maritim, khususnya di wilayah Indo-Pasifik dalam menghadapi berbagai tantangan di laut,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum ini diharapkan dapat memperluas kerjasama operasional antara kedua angkatan laut.

“Dengan adanya acara ini diharapkan semakin memperkuat hubungan bilateral kedua angkatan laut dalam bidang operasi, latihan bersama serta pertukaran informasi,” tambahnya.

Misi Multinasional di Samudra Hindia

INS Sunayna datang ke Jakarta sebagai bagian dari inisiatif IOS SAGAR (Security and Growth for All in the Region), yang merupakan implementasi visi maritim India untuk memperkuat keamanan dan kerja sama di kawasan.

Kapal ini membawa awak multinasional dari berbagai negara sahabat, termasuk Komoro, Kenya, Maladewa, serta Indonesia. Kehadiran awak lintas negara ini menunjukkan bahwa keamanan maritim menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya satu negara.

Baca Juga :  7 Fakta Menarik Mengenai Kucing Maine Coon

Sebelum tiba di Jakarta, kapal ini telah melintasi Selat Malaka dan Selat Singapura, dua jalur pelayaran strategis dunia, dengan menunjukkan standar navigasi dan interoperabilitas yang tinggi.

Rangkaian Kegiatan di Jakarta

Selama berada di Jakarta, INS Sunayna dijadwalkan mengikuti berbagai kegiatan bersama TNI AL. Agenda tersebut mencakup interaksi profesional, pertandingan olahraga persahabatan, kegiatan sosial seperti makan malam resmi, hingga open ship bagi para undangan.

Selain itu, juga direncanakan pelaksanaan Passage Exercise (PASSEX) saat kapal meninggalkan perairan Indonesia, sebagai bentuk latihan bersama untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapan operasional kedua angkatan laut.

Simbol Diplomasi dan Stabilitas Kawasan

Kunjungan INS Sunayna ke Jakarta menegaskan komitmen India dan Indonesia dalam menjaga kawasan Indo-Pasifik yang aman, terbuka, dan inklusif. Melalui misi “One Ocean, One Mission”, kedua negara menunjukkan bahwa kerja sama maritim menjadi elemen kunci dalam menghadapi tantangan global di laut.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Sabtu, 25 April 2026 - 08:00 WIB

Didorong Kementan, Holding Perkebunan Nusantara Percepat Hilirisasi Gambir Nasional

Berita Terbaru