Bangkit dari Trauma Scam, Pria Ini Buktikan 7 Tahun Trading Aman di HSB Investasi

- Editor

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sempat trauma tertipu scam, pria ini buktikan keamanan dana di HSB Investasi. Penarikan dana (WD) lancar dan pelayanan profesional selama 7 tahun terakhir.

Di tengah maraknya isu kegagalan penarikan dana (withdraw) dan skema investasi bodong yang merugikan masyarakat, konsistensi sebuah platform dalam menjaga kepercayaan nasabah menjadi nilai yang tak ternilai. Tasroni, atau yang akrab disapa Roni, seorang trader sekaligus tenaga ahli untuk proyek internasional ini membagikan kisahnya bertahan sebagai nasabah setia HSB Investasi selama tujuh tahun terakhir.

Bagi Roni, aspek keamanan dana menjadi faktor penting yang ia evaluasi sejak pertama kali bergabung pada tahun 2018. 

Belajar dari Scam Internasional

Sebelum memantapkan hati di HSB Investasi, Roni mengakui sempat memiliki pengalaman pahit dengan platform investasi luar negeri. Ia menceritakan bagaimana dirinya pernah terjebak dalam skema scam yang berbasis di Kamboja saat mencoba peruntungan di pasar saham.

“Saya waktu itu pernah kecolongan. Kantornya tidak jelas, adminnya tidak tahu di mana, website tidak bisa dibuka. Itu menjadi pelajaran berharga bagi saya,” ujar Roni.

Pengalaman tersebut membuatnya jauh lebih selektif dan memprioritaskan legalitas di atas iming-iming keuntungan instan.

Baca Juga :  10 Dampak Positif Pelatihan Berbasis Gamifikasi terhadap Kinerja Karyawan dengan LMS OranT

Saat kembali ke Indonesia dan mencari aplikasi investasi yang aman, Roni melakukan riset mendalam. Ia tidak hanya melihat profil perusahaan secara daring, tetapi juga mendatangi langsung kantor fisik HSB Investasi yang saat itu berada di Gedung Mayapada, Jakarta Selatan.

“Saya tanya legalitas semuanya dari pemerintah, terutama BAPPEBTI. Karena mereka yang menaungi trading forex dan emas. Dari situ saya percaya. Kantornya ada, orangnya ada, sertifikat legalitasnya pun terpajang jelas di dinding. Kalau perusahaan tidak patuh, mereka pasti akan berhadapan dengan pemerintah, yang memiliki kewenangan lebih besar,” tegasnya.

Pengalaman Trading 7 Tahun, Withdraw Tanpa Drama

Salah satu pilar utama kepercayaan Roni adalah kemudahan dalam mengelola modal. Di tengah banyaknya keluhan nasabah di platform trading lain yang kesulitan menarik dana, Roni justru merasakan pengalaman yang sebaliknya.

“Di HSB, withdraw dalam sehari pun selesai. Pagi ajukan, siang atau sore sudah masuk rekening. Berbeda dengan tempat lain yang kadang harus menunggu berhari-hari. Deposit pun sangat mudah. Komitmen perusahaannya memang terasa nyata sejak dulu,” ungkapnya.

Sebagai seorang profesional yang sering bekerja di lokasi terpencil, Roni membutuhkan mitra yang bisa memberikan edukasi, bukan sekadar platform transaksi. Ia mengapresiasi peran Relationship Manager (RM) di HSB yang selalu mendampinginya sejak awal.

Baca Juga :  Bangun Kemitraan Berkelanjutan, KAI Daop 8 Surabaya Berikan Penghargaan kepada Penyewa Aset Yang Tertib Administrasi

“Staff HSB itu profesional dan sopan. Mereka tidak memaksa nasabah untuk terus deposit, justru sering mengingatkan soal money management. RM-nya sering kasih update harga dan membantu saya belajar baca candlestick serta kapan waktu entry yang tepat. Pendekatannya sangat edukatif, berbeda dengan broker lain yang agresif menelepon hanya untuk mengejar komisi,” jelasnya.

Menutup cerita, Roni memberikan pesan kuat bagi trader pemula yang baru ingin memulai trading. Ia menekankan pentingnya menggunakan akun demo untuk belajar dan memastikan broker yang dipilih memiliki izin resmi.

“HSB bisa menjadi salah satu pilihan. Saya dari 2018 sampai sekarang ikut, tidak ada masalah dengan sistem maupun dana. Kalaupun ada rugi, itu karena salah entry atau strategi saya sendiri, bukan karena masalah dari brokernya. Untuk pemula, yang penting cek legalitas dan pastikan kantornya jelas,” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru