BINUS Perkuat Dampak Global: Professor BINUS Business School Raih Pengakuan Global sebagai Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Management 2025

- Editor

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINUS kembali mencatatkan pencapaian luar biasa di tingkat internasional. Prof. Dr. Elidjen, S.Kom., MInfoCommTech., CKM, Professor of Knowledge Management di BINUS Business School, meraih pengakuan global sebagai salah satu dari Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Management (TKM) 2025.

Penghargaan ini diberikan kepada para profesional dan akademisi dunia yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan serta penerapan manajemen pengetahuan, khususnya dalam pengelolaan tacit knowledge atau pengetahuan implisit di dalam organisasi. Bagi BINUS, pencapaian ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk terus membina dan memberdayakan masyarakat melalui keunggulan intelektual.

Tiga Dekade Kontribusi dan Kepemimpinan Akademik

Selama lebih dari 30 tahun, Prof. Dr. Elidjen secara konsisten berkontribusi dalam bidang Manajemen Pengetahuan dan Inovasi. Karya akademiknya mencakup 6 buku dan puluhan artikel ilmiah terindeks Scopus yang membahas topik strategis knowledge management, innovation management, organizational learning, dan keunggulan kompetitif berbasis pengetahuan.

Baca Juga :  Bangun Customer Experience Unggul Bersama CRM AI Barantum

Penelitian beliau juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) PBB, yang memperkuat relevansi sosial dari pengembangan Knowledge Management dalam menciptakan dampak nyata bagi dunia.

Penggerak Utama Keunggulan Pengetahuan di BINUS

Di lingkungan BINUS University, Prof. Dr. Elidjen berperan penting dalam membangun dan menginstitusionalisasikan berbagai sistem manajemen pengetahuan. Sebagai sosok yang merancang kerangka kerja Knowledge Management, beliau mengembangkan Knowledge Mapping System, Knowledge Management Performance Indicators (KMPIs), hingga sistem apresiasi inovasi berbasis KM.

Melalui semangat membina budaya belajar dan memberdayakan ekosistem pendidikan, implementasi ini telah membawa BINUS meraih berbagai pengakuan internasional, di antaranya:

Lembaga Indonesia yang meraihGlobal MIKE Awardselama delapan tahun berturut-turut (2018–2025).Outstanding Global MIKE Award Winner 2020.Pemenang global tunggal dalam2025 Knowledge Management and Intellectual Capital Excellence Awarddi Finlandia.Pemenang berulangMAKE AsiadanIndonesia Award, sertaInternational Innovation Award2024 dan 2025.

Pengaruh di Ekosistem Global dan Sistem Praktis

Tidak hanya aktif di tingkat institusi, Prof. Dr. Elidjen dikenal sebagai pembicara utama dan pakar yang sering diundang dalam forum internasional di Eropa, Asia, dan Amerika. Beliau juga berperan aktif sebagai juri, reviewer, serta penasihat bagi kementerian, bank sentral, dan organisasi global dalam menetapkan standar praktik terbaik TKM.

Baca Juga :  Dorong Inovasi Digital Desa Wisata Leuwimalang, Maxy Academy Sukses Gelar Final Impact National Hackathon 2024

Selain itu, beliau mempelopori berbagai sistem TKM praktis, seperti alat asesmen Knowledge Management Capability (KMC) yang memungkinkan organisasi mengukur efektivitas berbagi pengetahuan dan menghubungkannya dengan kinerja inovasi.

Dampak yang Membedakan

Pengakuan sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam Tacit Knowledge Management ini menjadi bukti bahwa pengelolaan pengetahuan bukan sekadar konsep teoritis, melainkan strategi nyata untuk membangun organisasi yang adaptif dan berkelanjutan.

Pencapaian ini sekaligus memperkuat komitmen BINUS dalam mengembangkan ekosistem pembelajaran dan inovasi yang berdampak luas, sejalan dengan visi untuk terus membina dan memberdayakan Nusantara bagi dunia industri dan masyarakat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Upgrade Cara Tinggal di Kota: Kawasan Aria Puri by GREENWOODS Luncurkan Tipe Signature
Prospek Karir Lulusan Software Engineering
Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi Digital, PalmCo Sertifikasi Operator Drone Perkuat Sistem Pemantauan Kebun
Tiket KA Lebaran 2026 dan Tiket Diskon 30% KA Ekonomi Komersial dari Daop 2 Bandung Terus Diminati
Jangan Salah Pilih Supplier Baja, Ini yang Harus Anda Perhatikan!
Pagar Industri Lebih Awet Pakai Kawat Loket Galvanis? Ini Faktanya
Besi UNP untuk Gudang: Salah Ukuran Bisa Berisiko Besar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:01 WIB

Upgrade Cara Tinggal di Kota: Kawasan Aria Puri by GREENWOODS Luncurkan Tipe Signature

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:00 WIB

Prospek Karir Lulusan Software Engineering

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:00 WIB

Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi Digital, PalmCo Sertifikasi Operator Drone Perkuat Sistem Pemantauan Kebun

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:00 WIB

Tiket KA Lebaran 2026 dan Tiket Diskon 30% KA Ekonomi Komersial dari Daop 2 Bandung Terus Diminati

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:01 WIB

Pagar Industri Lebih Awet Pakai Kawat Loket Galvanis? Ini Faktanya

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:01 WIB

Besi UNP untuk Gudang: Salah Ukuran Bisa Berisiko Besar

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:01 WIB

Kenapa Banyak Proyek Gagal Karena Salah Pilih IWF? Ini Penyebabnya

Berita Terbaru

Bisnis

Prospek Karir Lulusan Software Engineering

Sabtu, 28 Feb 2026 - 10:00 WIB