Bitcoin Terkoreksi di $109.000, Investor Bersiap Sambut Listing Token MET di Bittime

- Editor

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 31 Oktober 2025 – Pasar aset kripto global saat ini sedang berada dalam fase koreksi, di mana harga Bitcoin BTC terpantau bergerak di sekitar $109.000 setelah sempat mencapai puncak yang lebih tinggi. Koreksi minor ini merupakan bagian alami dari siklus pasar, sering terjadi setelah periode kenaikan yang kuat, dan mengindikasikan adanya aksi profit-taking sementara oleh para investor. 

Meskipun ada sedikit penurunan, level harga saat ini masih menunjukkan upaya serius dari para bull untuk mempertahankan posisi dukungan penting. Pergerakan harga di kisaran $109.000 ini juga tercermin pada indikator relative srength index atau RSI. Pada grafik jangka pendek, pasar menunjukkan sinyal kehati-hatian atau bahkan potensi penurunan lanjutan sebelum tren naik dapat kembali berlanjut. 

Menjelang pengumuman penting dari bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, mengenai kebijakan suku bunga, sentimen terhadap aset seperti saham dan aset kripto sering kali menghadapi tekanan. Meskipun demikian, secara umum, para pakar melihat adanya alasan kuat untuk tetap optimistis.

Secara keseluruhan, meskipun pasar mungkin mengalami gejolak jangka pendek karena faktor makroekonomi, prospek jangka panjang untuk aset berisiko, termasuk Bitcoin, tetap cerah. 

Baca Juga :  Hisense Kenalkan TV Flagship 116inci RGB MiniLED UXQ dan Laser Cinema L9Q di ASEAN Partner Conference 2026

Di tengah situasi pasar saat ini, sebuah perkembangan penting datang dari ekosistem decentralized finance atau DeFi, khususnya dengan munculnya token baru yang menjadi bagian dari inovasi likuiditas. Token tersebut adalah MET, aset digital utama yang dimiliki oleh Meteora. Meteora merupakan platform decentralized exchange atau DEX yang dibangun di atas jaringan berkecepatan tinggi, Solana.

Proyek ini secara khusus fokus untuk menyediakan infrastruktur likuiditas yang modern, aman, dan efisien, yang sangat vital untuk mendukung pertumbuhan ekosistem Solana dan komunitas DeFi. Dengan fitur-fitur canggih seperti Dynamic AMM Pools yang dapat menyesuaikan diri secara dinamis dan smart vaults, Meteora membantu pengguna mengelola dana mereka untuk likuiditas dengan lebih baik, sekaligus meningkatkan potensi keuntungan secara transparan. 

Sebagai kabar gembira bagi para investor di Tanah Air, bursa aset kripto terkemuka di Indonesia, Bittime, telah mengumumkan akan segera melakukan listing token MET, memungkinkan para pengguna untuk memperdagangkan aset inovatif ini di platform mereka.

Baca Juga :  KAI Daop 2 Bandung Mohon Maaf atas Keterlambatan Sejumlah Perjalanan KA Akibat Gangguan Perjalanan di Petak Jalan Purwakarta–Ciganea

Melihat hal tersebut Bittime, platform crypto exchange yang resmi dan berlisensi di Indonesia, resmi melisting token tersebut pada platformnya. Dengan menghadirkan token ini, Bittime tidak hanya menyediakan beragam pilihan bagi para investor, tetapi juga memperlihatkan evolusi aset kripto yang terus berinovasi, menggabungkan teknologi canggih dengan ekspresi budaya yang unik.

Langkah ini menjadi bukti bahwa Bittime terus mengikuti perkembangan industri kripto global, menghadirkan aset-aset dengan potensi pertumbuhan jangka panjang dan peran yang jelas dalam ekosistem digital.

Tentu perlu dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan sekadar euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime. 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet
Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui
LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas
FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee
PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WIB

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet

Minggu, 26 April 2026 - 20:00 WIB

Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui

Minggu, 26 April 2026 - 20:00 WIB

LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas

Minggu, 26 April 2026 - 19:00 WIB

FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Berita Terbaru