Bittime Listing Token BERA dan EGLD, Perluas Akses Investor Aset Digital Indonesia

- Editor

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 19 Juni 2025 Bittime, platform pertukaran aset kripto terdaftar resmi dan berizin OJK, tercatat resmi merilis token BERA dan EGLD. Langkah ini bertujuan untuk menghadirkan berbagai pilihan aset diversifikasi, sekaligus membuka perluasan akses bagi para investor aset kripto di Indonesia.

Memberikan akses terhadap aset-aset diversifikasi bagi masyarakat Indonesia, dipandang sebagai salah satu langkah strategi jangka panjang dalam mengenalkan inovasi teknologi blockchain, sekaligus mendukung keberlanjutan pertumbuhan industri Web3 Indonesia.

Apalagi, sebagai native token dari Berachain, BERA dibangun di atas jaringan blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM dan menggunakan konsensus inovatif bernama Proof of Liquidity (PoL). Token ini juga memiliki daya tarik kuat karena menekankan efisiensi likuiditas dan adopsi decentralized finance (DeFi).

Di sisi lain, token EGLD yang merupakan native token dari ekosistem MultivsersX, yakni platform yang mengusung teknologi adaptive state sharding. Di mana, teknologi ini dirancang untuk menangani ribuan transaksi per detik untuk mencapai skalabilitas tinggi. Sebagai salah satu pionir dalam pendekatan adaptive state sharding, MultiversX membuka peluang besar untuk aplikasi Web3, termasuk DeFi, NFT, dan metaverse.

Baca Juga :  Bittime Gandeng Internet Computer Protocol, Universitas Pelita Harapan, dan Encoteki Gelar Block-Ed Innovated Tech Day

Ini menjadikan EGLD sebagai aset strategis yang sangat potensial untuk jangka panjang, terutama karena pendekatan teknologinya yang inovatif dan orientasi global yang kuat. 

Meskipun berasal dari ekosistem yang berbeda dan menggunakan pendekatan teknologi yang unik, BERA dan EGLD memiliki tujuan yang sama sebagai native token yang dirancang guna memperkuat, serta menggerakkan jaringan blockchain Layer 1.

Lebih lanjut, BERA dan EGLD dapat memberikan peluang baru bagi investor Indonesia yang ingin berpartisipasi dalam infrastruktur blockchain dengan fundamental yang solid. Karena itu, kedua aset ini tidak hanya membawa potensi pertumbuhan nilai, tetapi juga membuka peluang untuk memahami teknologi blockchain dari sisi fungsional.

Seiring dengan hal tersebut, Bittime, platform crypto exchange yang berlisensi di Indonesia, melihat potensi ini dan resmi melisting 2 token berbasis native token dari Berachain (BERA) dan MultiversX (EGLD) pada platform nya.

Baca Juga :  Tumbuhkan Semangat di HYPEGROUND Mall of Indonesia

Dalam tujuannya memberikan kemudahan dan akses bagi para investor aset kripto Indonesia, khususnya investor pemula, aset-aset tersebut dapat diperjual-belikan dengan trading pairs IDR dan USDT, melalui aplikasi Bittime.

Kini, dengan hadirnya BERA dan EGLD di Bittime, investor Indonesia memiliki kesempatan lebih luas untuk menjelajahi dan berpartisipasi dalam dua ekosistem blockchain yang inovatif. Ini menandai komitmen Bittime dalam menghadirkan aset-aset potensial mendorong batas inovasi dalam dunia aset kripto.

Namun, perlu dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Kelebihan Adopsi Kucing Dari Shelter
Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal
Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu
BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?
Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia
Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:00 WIB

5 Kelebihan Adopsi Kucing Dari Shelter

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Senin, 20 April 2026 - 21:00 WIB

Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Berita Terbaru

Bisnis

5 Kelebihan Adopsi Kucing Dari Shelter

Selasa, 21 Apr 2026 - 08:00 WIB