BRI Finance Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Pembiayaan 2026

- Editor

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Februari 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan kualitas portofolio pembiayaan tetap terjaga pasca periode Lebaran 2026. Perusahaan memproyeksikan rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) akan tetap berada dalam batas risiko yang telah ditetapkan manajemen, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat selama momentum Lebaran yang secara historis turut menopang kapasitas pembayaran nasabah.

Direktur Utama Wahyudi Darmawan menyampaikan bahwa secara historis periode Lebaran mendorong perputaran ekonomi yang lebih tinggi, baik dari sisi konsumsi maupun aktivitas usaha. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung stabilitas kualitas pembiayaan. “Secara umum, kami memproyeksikan rasio NPF pasca periode Lebaran 2026 tetap berada pada level yang sehat dan sejalan dengan risk appetite perusahaan,” ujar Wahyudi.

Baca Juga :  Solusi Efektif Lindungi Perairan dari Sampah dengan Floater Trash Boom

Sejalan dengan proyeksi tersebut, BRI Finance terus memperkuat penerapan manajemen risiko secara disiplin dan terukur. Perusahaan mengoptimalkan proses underwriting melalui analisis yang lebih selektif terhadap profil dan kapasitas finansial calon nasabah, serta meningkatkan efektivitas sistem pemantauan portofolio melalui implementasi early warning system guna mendeteksi potensi risiko secara lebih dini. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan pembiayaan tetap berjalan beriringan dengan kualitas aset yang terjaga.

Selain itu, menjelang dan setelah periode Lebaran, BRI Finance juga memperkuat komunikasi dan edukasi kepada nasabah untuk menjaga kelancaran pembayaran kewajiban. Dalam pengelolaan pembiayaan bermasalah, BRI Finance mengedepankan pendekatan persuasif dan solutif yang mempertimbangkan kondisi serta kemampuan bayar masing-masing nasabah.

Baca Juga :  Bubur Ayam Jakarta 46: Pilihan Tepat untuk Sarapan Keluarga

Berdasarkan data internal terbaru, rasio NPF BRI Finance masih berada dalam batas risiko yang telah ditetapkan manajemen. Wahyudi menambahkan, “Kami mengutamakan pendekatan persuasif dalam proses penagihan dengan tetap memperhatikan kondisi dan kapasitas pembayaran setiap nasabah. optimistis dapat menjaga stabilitas kualitas pembiayaan sekaligus mendukung kinerja yang berkelanjutan sepanjang 2026.”

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal
Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu
BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?
Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia
Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Senin, 20 April 2026 - 21:00 WIB

Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 17:00 WIB

Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran

Berita Terbaru