Cegah Banjir Berulang di Bali, Kementerian PU Segera Normalisasi Waduk Muara Nusa Dua

- Editor

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badung, 21 September 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera menormalisasi fungsi Waduk Muara Nusa Dua yang berada di Sungai Badung, Bali. Upaya ini menjadi prioritas sebagai salah satu langkah mitigasi untuk mencegah bencana banjir yang terjadi di Provinsi Bali tidak terulang lagi.

Menteri Pekerjaan Umum (PU)
Dody Hanggodo menyatakan bahwa banjir yang terjadi pada 10 September 2025 lalu
bukan hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi dan air pasang yang menghambat
aliran air sungai ke laut. Faktor utama lainnya adalah tingginya tingkat
sedimentasi di Waduk Muara Nusa Dua, serta penumpukan sampah dalam volume besar
yang menyumbat aliran sungai.

“Waduk ini ketinggian
airnya juga sudah sangat tinggi yang menunjukkan sedimentasinya sudah sangat
tinggi, jadi harus segera dikeruk,” kata Menteri Dody saat meninjau
langsung kondisi Waduk Muara Nusa Dua, Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga :  MENGAPA KAMI MEMBAYAR MEREKA PALING MAHAL DI INDONESIA: Believe Fitness Alam Sutera Ungkap Standar Brutal di Balik Jajaran "Top 1% Coaches"

Lebih lanjut, Menteri Dody
menjelaskan bahwa proses pengerukan sedimen ini memerlukan koordinasi yang
matang dengan pemerintah daerah setempat. Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali akan
segera berdiskusi dengan Gubernur dan Bupati terkait lokasi pembuangan material
hasil pengerukan agar tidak menimbulkan masalah lingkungan baru.

“Kita harus diskusi dengan
Gubernur dan Bupati setempat dulu mau dibuang ke mana sedimennya agar tidak
mengusik lingkungan. Proses pengerukan bisa sampai sekitar satu tahun karena
sedimennya bisa mencapai ratusan ribu kubik dan tidak mungkin kita buang semua
ke TPA Suwung,” jelas Menteri Dody.

Di samping masalah
sedimentasi, persoalan sampah juga menjadi sorotan utama. Menteri Dody berharap
pemerintah daerah dapat mengambil langkah konkret agar masyarakat tidak lagi
membuang sampah ke sungai. Menurutnya, Kementerian PU melalui BWS setiap harinya
bisa menyaring sampah hingga 60 ton dari Waduk Muara Nusa Dua.

Baca Juga :  5 Ide Usaha Sampingan Karyawan untuk Dapat Tambahan

“Bisa dilihat
di sini ada tumpukan sampah yang menjadi salah satu penyebab banjir kemarin,
selain hujan lebat dan air pasang pada saat yang sama. Sampah
ini masalah besar yang menghambat aliran sungai dan harus segera diatasi,”
ujar Menteri Dody.

Upaya normalisasi Waduk Muara
Nusa Dua menegaskan komitmen Kementerian PU untuk mengatasi akar masalah banjir
di Bali secara komprehensif, baik dari sisi teknis pengerukan maupun penanganan
sampah yang menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

57% Jawaban AI Tidak Menyebut Brand, Apa Dampaknya bagi Bisnis?
PhotoBebaz Dorong Format “Designed Experience” di Tengah Social Media Fatigue
Barantum Dorong Engagement Pelanggan lewat WhatsApp CRM
Diakui di Amerika Serikat dan Inggris, KLTC Perkuat Posisi sebagai Lembaga Pengembangan SDM Berstandar Global
Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet
Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui
LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas
FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 09:00 WIB

57% Jawaban AI Tidak Menyebut Brand, Apa Dampaknya bagi Bisnis?

Senin, 27 April 2026 - 09:00 WIB

PhotoBebaz Dorong Format “Designed Experience” di Tengah Social Media Fatigue

Senin, 27 April 2026 - 09:00 WIB

Barantum Dorong Engagement Pelanggan lewat WhatsApp CRM

Senin, 27 April 2026 - 08:00 WIB

Diakui di Amerika Serikat dan Inggris, KLTC Perkuat Posisi sebagai Lembaga Pengembangan SDM Berstandar Global

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WIB

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet

Minggu, 26 April 2026 - 20:00 WIB

LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas

Minggu, 26 April 2026 - 19:00 WIB

FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Berita Terbaru

Bisnis

Barantum Dorong Engagement Pelanggan lewat WhatsApp CRM

Senin, 27 Apr 2026 - 09:00 WIB