Dukung Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Divre III Palembang Siapkan 42 Unit Kereta

- Editor

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, 17 Desember 2025 – Dalam rangka mendukung kelancaran masa libur Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember hingga 4 Januari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang memastikan seluruh sarana perkeretaapian berada dalam kondisi andal, aman, dan siap beroperasi.

Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan kereta api penumpang yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang adalah KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP), KA Ekspres Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang dan KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) dengan kondisi sarana siap guna dan siap operasi yang menjadi salah satu faktor kunci dalam menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api selama periode peak season Nataru.

“Seluruh rangkaian kereta dan lokomotif telah melalui proses rampcheck serta perawatan berkala untuk memastikan keandalannya. KAI Divre III Palembang berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama masa libur Nataru,” ujar Aida.

Baca Juga :  KAI Logistik Dukung Hari Anak Nasional 2025: Komitmen Nyata untuk Pendidikan Inklusif dan Ramah Lingkungan bagi Anak Kota Rentan

Untuk mendukung kelancaran operasional perjalanan selama masa Angkutan Nataru, KAI Divre III Palembang menyiapkan sarana, diantaranya: Lokomotif tersedia 7 unit Lokomotif Siap Guna (SG), dengan 6 unit Siap Operasi (SO) dan 1 unit Cadangan. Sedangkan untuk rangkaian kereta disiapkan total 42 unit kereta Siap Guna dengan rincian sebagai berikut:

• K1 (Kereta Eksekutif): 8 SO + 6 cadangan;

• K2 (Kereta Bisnis): 6 SO + 2 cadangan;

• K3 (Kereta Ekonomi): 10 SO + 2 cadangan;

• M1 (Kereta Makan): 2 SO;

• KMP3 (Kereta Makan + Pembangkit): 2 SO;

• P (Pembangkit): 2 SO + 2 cadangan.

Aida menambahkan bahwa ketersediaan cadangan digunakan untuk mengantisipasi kebutuhan mendadak atau kejadian insidentil selama masa angkutan nataru 2025/2026.

Selain rangkaian utama, KAI Divre III Palembang juga menyiapkan sarana tambahan untuk mengantisipasi keadaan darurat, di antaranya: 4 Kereta Penolong, 1 Unit Crane, dan 3 Kereta Pembangkit Tambahan.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Catat Hampir 9,9 Juta Penumpang KA Jarak Jauh Sepanjang 2025, Jatinegara Tumbuh Tertinggi

“Upaya mitigasi menjadi prioritas utama kami. Dengan adanya sarana penolong dan crane, respon terhadap kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat dan terukur, sehingga tidak mengganggu perjalanan KA lainnya,” jelas Aida.

Sementara itu, untuk menjaga kesiapan sarana selama periode Nataru, terdapat 564 pekerja perawatan sarana yang bertugas di seluruh wilayah kerja Divre III Palembang. Para pekerja ini akan melakukan pengawasan dan pemeriksaan intensif, baik rutin maupun khusus, demi menjamin seluruh armada tetap prima.

KAI Divre III Palembang berkomitmen memberikan layanan transportasi terbaik selama masa Angkutan Nataru melalui penyediaan sarana yang andal dan didukung tenaga profesional. “Kami mengajak seluruh pelanggan untuk ikut menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan dengan mematuhi aturan yang berlaku, serta memastikan tiket telah dibeli melalui kanal resmi KAI,” tutup Aida.

 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan
Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen
Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali
Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan
Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional
AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web
Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha
“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:00 WIB

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan

Senin, 27 April 2026 - 20:00 WIB

Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen

Senin, 27 April 2026 - 19:00 WIB

Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

Berita Terbaru