Editage berkolaborasi dengan Universitas Hasanuddin menyediakan Alat Bantu Penulisan Riset Berbasis AI

- Editor

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editage, merek utama dari Cactus Communications, bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk menyediakan alat riset berbasis AI canggih bagi komunitas akademiknya.

Editage,
merek utama dari Cactus Communications (CACTUS), bekerja sama dengan Universitas
Hasanuddin
(UNHAS)
untuk menyediakan alat riset berbasis AI canggih bagi
komunitas akademiknya. Seiring Indonesia mempercepat fokus pada keunggulan
riset dan visibilitas global, kolaborasi ini hadir pada waktu yang tepat.
Kemitraan ini dirancang untuk membekali peneliti UNHAS dengan teknologi
mutakhir yang meningkatkan kualitas, kecepatan, dan dampak penelitian mereka.

Melalui
kemitraan ini, peneliti di UNHAS akan mendapatkan akses ke Editage Plus, sebuah paket
lengkap alat berbasis AI yang mendukung setiap tahap proses penelitian. Toolkit
ini mengintegrasikan solusi untuk penulisan akademik, penemuan literatur,
ilustrasi ilmiah, dan pemilihan jurnal, sehingga memungkinkan peneliti bekerja
lebih efisien dan mempublikasikan dengan percaya diri. Paket ini mencakup:

·        
Paperpal
:
asisten penulisan akademik all-in-one yang dipercaya oleh lebih dari 2 juta
peneliti di seluruh dunia.

Baca Juga :  Discovery Ancol Hotel Rayakan HUT ke-11 Dengan Semangat “We Are Here to Serve You”

·        
R Discovery: platform pencarian literatur dan pembacaan riset dengan
peringkat teratas dan lebih dari 3 juta pengguna.

·        
Mind the Graph: alat ilustrasi ilmiah yang digunakan oleh lebih dari 100
institusi terkemuka.

·        
Global Journal Database
: alat pencarian jurnal dengan basis data
lebih dari 43.000 jurnal terverifikasi.

Ruchi
Chauhan, Vice President & Head of Marketing (ROW) di Cactus Communications,
mengatakan
, “AI dengan cepat mengubah cara
hasil penelitian didokumentasikan, dan institusi di Indonesia menunjukkan minat
yang kuat untuk mengintegrasikannya ke dalam alur kerja akademik mereka. Di
Editage, kami berkomitmen untuk memberdayakan peneliti dengan solusi yang
menyederhanakan perjalanan riset mereka dan memperkuat visibilitas global.
Bermitra dengan Universitas Hasanuddin adalah langkah strategis untuk memajukan
riset yang memenuhi standar global dan membentuk masa depan penciptaan
pengetahuan bagi peneliti Indonesia.”

Baca Juga :  BRI Finance Optimalkan Peluang Pembiayaan Dana Tunai Pasca Mudik Lebaran 2026

Prof. Ir.
Andi Dirpan, S.TP., M.Si., PhD (Sekretaris Pusat Manajemen Publikasi),
Universitas Hasanuddin, menambahkan
, “Kolaborasi
ini menandai langkah penting bagi Universitas Hasanuddin ketika kami mengadopsi
solusi canggih berbasis AI dari Editage ke dalam ekosistem riset kami. Dengan
memberikan akses kepada dosen kami terhadap solusi lengkap untuk penulisan
riset, kami bertujuan mempercepat keberhasilan publikasi, memperkuat dampak
global, dan menumbuhkan budaya inovasi. Kami sangat puas dengan dukungan dari
tim Editage yang selaras dengan praktik terbaik internasional sekaligus
mendorong ambisi kami untuk kemajuan riset Indonesia ke depan.”

Dengan
mengadopsi Editage Plus,
Universitas Hasanuddin menegaskan kembali komitmennya untuk memberdayakan
peneliti dan memajukan keunggulan riset global. Kemitraan ini juga menjadi
preseden bagi universitas lain di seluruh Indonesia untuk menjajaki solusi
teknologi inovatif yang meningkatkan kualitas dan dampak penelitian.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet
Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui
LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas
FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee
PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WIB

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet

Minggu, 26 April 2026 - 20:00 WIB

Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui

Minggu, 26 April 2026 - 20:00 WIB

LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas

Minggu, 26 April 2026 - 19:00 WIB

FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Berita Terbaru