Emas Bertahan di Level $4.000, Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed Capai 80%

- Editor

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas mencatat kenaikan tipis pada Selasa seiring meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada Desember. Sentimen pasar bergeser setelah komentar bernada dovish dari dua pejabat penting The Fed, yaitu Gubernur Fed Christopher Waller dan Presiden Fed New York John Williams. Pernyataan keduanya mendorong probabilitas pemangkasan suku bunga mencapai sekitar 80%, memberikan dorongan positif bagi harga emas meski pergerakannya masih cenderung terbatas. Saat ini, emas bertahan dalam rentang ketat di antara $4.000 hingga $4.100 per ons, mencerminkan sikap menunggu pelaku pasar terhadap rangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan.

Waller menyampaikan bahwa pelemahan berkelanjutan di pasar tenaga kerja menjadi sinyal yang cukup kuat untuk mendukung pemangkasan suku bunga pada akhir tahun. Meski demikian, ia menekankan bahwa keputusan akhir tetap bergantung pada data ekonomi terbaru, terutama yang sempat tertunda karena government shutdown. Pernyataan serupa datang dari John Williams, yang menilai bahwa inflasi terus bergerak ke arah target dan bank sentral siap menyesuaikan kebijakan jika diperlukan. Sikap dovish ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed kemungkinan besar memasuki fase pelonggaran moneter dalam beberapa bulan mendatang, sebuah kondisi yang secara historis menjadi pendorong kenaikan harga emas karena melemahnya dolar dan turunnya imbal hasil obligasi.

Baca Juga :  BRI Finance Hadirkan Pengalaman Pembiayaan Kendaraan yang Lebih Bernilai di BRI KKB Expo 2026

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, investor kini menantikan rilis serangkaian data penting dari Amerika Serikat, termasuk Producer Price Index (PPI), penjualan ritel, consumer confidence, durable goods order, hingga revisi GDP kuartal ketiga. Data-data ini akan menjadi penentu arah kebijakan bank sentral selanjutnya. Jika data ekonomi menunjukkan perlambatan yang lebih dalam, peluang pemangkasan suku bunga bisa semakin menguat dan mendorong harga emas untuk keluar dari rentang konsolidasi yang terjadi beberapa minggu terakhir. Sebaliknya, data yang lebih kuat berpotensi menahan laju kenaikan emas dalam jangka pendek.

Bagi para investor yang memantau pergerakan emas maupun aset keuangan lainnya, memiliki akses cepat ke informasi pasar menjadi sangat penting. Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini dapat dipantau secara mudah melalui aplikasi Nanovest. Aplikasi investasi ini memungkinkan pengguna melihat pergerakan harga secara real-time dan melakukan transaksi dengan cepat dan aman. Jika kamu tertarik memulai investasi aset kripto, Nanovest bisa menjadi pilihan yang tepat untuk memulai perjalanan investasimu sekaligus mengeksplor berbagai koin kripto lainnya. Nanovest juga menawarkan keamanan ekstra, karena hanya di aplikasi ini aset kamu mendapatkan proteksi dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas—sebuah fitur yang sangat jarang ditemukan di platform investasi lainnya.

Baca Juga :  Bukan Soal Lele, Tapi Soal Mimpi: Cara Rangga Umara Menjadikan Bisnis Kuliner Sebagai Gerakan Hidup

Sebagai platform yang telah berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nanovest memberikan rasa aman dan kepercayaan tambahan bagi para investor di Indonesia. Platform ini dirancang untuk ramah bagi pemula namun tetap powerful bagi investor berpengalaman. Untuk informasi lebih lanjut, kamu dapat mengunjungi situs resmi Nanovest di www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga sudah tersedia dan dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store, sehingga kamu bisa mulai berinvestasi kapan saja dan di mana saja.

Dengan ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter yang semakin menguat, periode ini menjadi waktu yang menarik bagi investor untuk memantau pergerakan emas dan aset lainnya. Menggunakan platform yang tepat seperti Nanovest dapat membantu investor mengambil keputusan lebih cepat dan lebih tepat di tengah dinamika pasar global yang terus berubah.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 11:00 WIB

Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Berita Terbaru