“Female Seat Map” KAI: Wujud Komitmen Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Perempuan

- Editor

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh pelanggan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penerapan fitur Female Seat Map, yang dirancang untuk memberikan ruang aman bagi perempuan selama perjalanan menggunakan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan KAI dalam merespons kebutuhan pelanggan, khususnya perempuan, agar dapat bepergian dengan rasa aman dan tenang.

“Fitur Female Seat Map dihadirkan sebagai bentuk perhatian KAI terhadap kenyamanan dan keamanan pelanggan perempuan, terutama bagi yang bepergian sendiri atau melakukan perjalanan pada malam hari. Kami ingin memastikan bahwa kereta api menjadi moda transportasi yang ramah dan memberikan rasa aman bagi semua,” ujar Franoto.

Fitur Female Seat Map dapat digunakan melalui aplikasi Access by KAI saat proses pemesanan tiket. Pada tahap pengisian data penumpang, pelanggan perempuan yang memilih jenis kelamin sesuai identitas akan diarahkan ke peta kursi khusus perempuan. Dalam tampilan tersebut, kursi yang ditandai dengan warna pink menunjukkan tempat duduk yang telah dipilih oleh penumpang perempuan, sehingga pelanggan dapat memilih kursi yang berdekatan dengan sesama perempuan. Pengaturan ini memberikan rasa aman dan kenyamanan selama perjalanan. Apabila kursi khusus perempuan telah terisi, pelanggan tetap dapat memilih kursi lain yang tersedia sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Abrasi Ancam Pesisir Tangerang, BRI Danareksa Sekuritas Tanam 1000 Pohon Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Pantai

Melalui pengaturan tempat duduk ini, pelanggan perempuan diharapkan dapat merasa lebih nyaman tanpa kekhawatiran saat duduk bersebelahan dengan penumpang laki-laki. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya KAI dalam menciptakan ruang publik yang aman dan mendukung pengalaman perjalanan yang lebih baik.

Selain penerapan Female Seat Map, KAI juga secara konsisten mengedukasi pelanggan melalui imbauan anti-kekerasan seksual yang disampaikan melalui pengeras suara di dalam kereta. Pesan-pesan tersebut mengajak seluruh penumpang untuk saling menjaga kenyamanan bersama serta mendorong pelaporan kepada petugas apabila melihat atau mengalami tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan.

Baca Juga :  Shimamo

“KAI tidak hanya fokus pada layanan transportasi, tetapi juga membangun lingkungan perjalanan yang saling menghormati. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, tertib, dan nyaman selama berada di area perkeretaapian,” tambah Franoto.

KAI juga terus memperkuat peran petugas di lapangan, didukung dengan infrastruktur pengamanan seperti CCTV, mekanisme pelaporan yang mudah diakses, serta penerapan sanksi tegas sesuai ketentuan hukum terhadap setiap bentuk pelanggaran yang terjadi di lingkungan perkeretaapian.

Melalui berbagai langkah tersebut, KAI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan transportasi publik yang inklusif, aman, dan ramah bagi perempuan, sekaligus mendukung terciptanya ruang publik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru