FlazzTax Soroti Peluang Tax Holiday bagi Investor di Trade Expo Indonesia 2025

- Editor

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah meningkatnya minat investor terhadap peluang ekspansi di Indonesia, banyak pelaku usaha mencari cara untuk memahami insentif fiskal secara lebih mudah dan terarah. Menjawab kebutuhan tersebut, FlazzTax memberikan penjelasan praktis di Trade Expo Indonesia 2025 mengenai Tax Holiday, yakni pembebasan PPh Badan hingga 20 tahun, Tax Allowance, serta fasilitas fiskal lain seperti pembebasan PPN, bea masuk, dan pajak daerah untuk membantu investor memahami cara memanfaatkan insentif secara tepat dan efisien.

Tangerang, 15–19 Oktober 2025 — FlazzTax turut berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Pada acara tahunan berskala internasional ini, FlazzTax menampilkan tema booth “Maximize Your Investment with Indonesia’s Tax Holiday”, yang mengangkat potensi besar kebijakan insentif pajak Indonesia dalam mendorong pertumbuhan investasi berkelanjutan.

Dukung Iklim Investasi

Partisipasi tersebut merupakan langkah nyata untuk memperkuat ekosistem investasi sekaligus membuka peluang bagi investor untuk memahami kebijakan perpajakan Indonesia dengan mudah.

“Trade Expo Indonesia menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi ekonomi Indonesia kepada dunia. Lewat kesempatan ini, FlazzTax ingin menunjukkan bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi juga instrumen strategis untuk memperkuat daya saing dan menarik investasi jangka panjang,” ujar Hanin, Marketing & Partnership FlazzTax.

Baca Juga :  Arus Balik Long Weekend Hari Kemerdekaan, KAI Daop 6 Imbau Penumpang Atur Perjalanan ke Stasiun Antisipasi Kemacetan

Meningkatnya minat investor untuk melakukan ekspansi di Indonesia menjadikan kebutuhan akan pemahaman yang jelas mengenai berbagai insentif fiskal semakin penting. FlazzTax berkomitmen mendukung pemerintah dalam memperluas literasi perpajakan dan mendampingi investor agar dapat memanfaatkan insentif yang tersedia, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi.

Edukasi Fasilitas Fiskal

Dalam kesempatan tersebut, FlazzTax memaparkan berbagai fasilitas fiskal yang menjadi daya tarik utama investasi, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Beberapa program insentif yang diperkenalkan antara lain:

1. Tax Holiday, yakni pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) Badan hingga 10–20 tahun bagi investasi di sektor prioritas seperti energi, petrokimia, dan elektronik.

a. Rp100 miliar → 10 tahun

b. Rp500 miliar → 15 tahun

c. Rp1 triliun → 20 tahun

2. Tax Allowance, berupa insentif untuk sektor di luar kegiatan utama, meliputi pengurangan penghasilan neto hingga 30 persen, percepatan depresiasi, kompensasi kerugian hingga 10 tahun, dan tarif pajak dividen 10% atau lebih rendah sesuai tax treaty.

Baca Juga :  JATENG EXPORT SUMMIT 2025: Kadin ITH gandeng Alibaba.com untuk perkuat akselerasi Ekspor UMKM Jawa Tengah

3. Fasilitas fiskal lainnya, termasuk pembebasan dari PPN, PPnBM, dan PPh Pasal 22, pembebasan bea masuk dan cukai, serta pengurangan pajak daerah 50 hingga 100 persen.

Dalam sesi konsultasi, para konsultan pajak FlazzTax tidak hanya memberikan pemaparan teknis mengenai regulasi, tetapi juga menyajikan gambaran menyeluruh tentang alur pemanfaatan fasilitas fiskal, mulai dari tahap perencanaan investasi, pengajuan insentif kepada lembaga terkait seperti BKPM dan DJP, hingga implementasi dan pelaporan. Melalui penjelasan yang sistematis, pengunjung diajak memahami bahwa berbagai insentif fiskal saling melengkapi dan dapat disusun menjadi bagian dari strategi investasi yang terencana.

Melalui partisipasi di TEI 2025, FlazzTax menegaskan posisinya sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha yang ingin memahami sistem perpajakan nasional dengan cara yang lebih sederhana dan aplikatif. Dengan pendekatan yang edukatif, FlazzTax berharap dapat membantu pelaku usaha mengoptimalkan potensi insentif fiskal sambil tetap menjaga kepatuhan perpajakan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan
Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen
Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali
Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan
Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional
AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web
Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha
“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:00 WIB

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan

Senin, 27 April 2026 - 20:00 WIB

Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen

Senin, 27 April 2026 - 19:00 WIB

Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

Berita Terbaru