Imbas Genangan Air meluas di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta, KAI Daop 2 Bandung Batalkan Sejumlah Perjalanan KA Keberangkatan Minggu, 18 Januari 2026

- Editor

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Jawa Barat — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung menyampaikan bahwa bertambahnya genangan air di wilayah Daop 4 Semarang dan wilayah Daop 1 Jakarta berdampak pada kelancaran perjalanan kereta api yang melintasi wilayah tersebut. Untuk menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pembatalan sejumlah perjalanan KA Jarak Jauh pada Minggu, 18 Januari 2026.

Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi, sehingga berpotensi mengganggu keselamatan, kenyamanan pelanggan, serta kestabilan operasional secara keseluruhan.

Adapun perjalanan KA yang dibatalkan oleh KAI Daop 2 Bandung meliputi:

1. KA (129) Papandayan relasi Garut – Gambir, Keberangkatan dari Stasiun Garut pukul 12.40 WIB, Keberangkatan dari Stasiun Bandung pukul 14.54 WIB

2. KA (173-172) Ciremai relasi Bandung – Cikampek – Semarang Tawang, Keberangkatan dari Stasiun Bandung pukul 16.55 WIB

Baca Juga :  Ekonomi AS Menguat, Token AI Pimpin Rebound di Pasar Aset Kripto

3. KA (133) Parahyangan relasi Bandung – Gambir, Keberangkatan dari Stasiun Bandung pukul 11.05 WIB

4. KA (137) Parahyangan relasi Bandung – Gambir, Keberangkatan dari Stasiun Bandung pukul 13.05 WIB

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa keputusan pembatalan perjalanan ini merupakan langkah preventif yang harus diambil demi mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api, mengingat tingginya potensi gangguan operasional akibat kondisi prasarana yang terdampak genangan air di wilayah Daop yang dilalui.

“KAI menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pembatalan perjalanan ini. Rekayasa pola operasi, termasuk pembatalan KA, dilakukan karena kelambatan yang sangat tinggi dan demi menjamin keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api,” ujar Kuswardojo.

Baca Juga :  Rekomendasi Produk Smart Home untuk Rumah Minimalis Modern: Terjangkau dan Berkualitas!

Bagi para pelanggan yang terdampak pembatalan perjalanan tersebut, tiket dapat dibatalkan melalui loket stasiun maupun melalui layanan pelanggan Contact Center KAI 121. Sebagai bentuk kompensasi, KAI mengembalikan bea tiket sebesar 100% di luar bea pemesanan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Proses pembatalan dan pengembalian bea tiket (refund) dapat dilakukan dengan batas waktu hingga 7 (tujuh) hari atau 7 x 24 jam sejak tanggal dan jam keberangkatan yang tertera pada tiket.

KAI Daop 2 Bandung akan terus berkoordinasi dengan Daop terkait serta melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi prasarana. Informasi terbaru mengenai perjalanan kereta api akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi KAI.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121 dan WhatsApp KAI di nomor 081-122-233-121, serta media sosial resmi KAI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Otista Kompak Berseragam Pakaian Nasional
Perkuat Harkamtibmas dan Bangun Kepercayaan Publik, Kepemimpinan Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Dapat Apresiasi Komisi III DPR RI
Pengalaman Study Abroad Mahasiswa BINUS UNIVERSITY di Dua Universitas Jepang
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Krekot Layani Nasabah dengan Mengenakan Pakaian Nasional
PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Dorong Mitra Binaan Tembus Kompetisi Kopi Dunia
Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS
Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:01 WIB

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Otista Kompak Berseragam Pakaian Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 09:00 WIB

Perkuat Harkamtibmas dan Bangun Kepercayaan Publik, Kepemimpinan Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Dapat Apresiasi Komisi III DPR RI

Kamis, 23 April 2026 - 08:01 WIB

Pengalaman Study Abroad Mahasiswa BINUS UNIVERSITY di Dua Universitas Jepang

Kamis, 23 April 2026 - 08:01 WIB

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Krekot Layani Nasabah dengan Mengenakan Pakaian Nasional

Rabu, 22 April 2026 - 20:00 WIB

PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Dorong Mitra Binaan Tembus Kompetisi Kopi Dunia

Rabu, 22 April 2026 - 18:00 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT

Berita Terbaru