India Tegaskan Komitmen Kawasan Indo-Pasifik: Sekretaris (Timur) P. Kumaran Kunjungi Indonesia, Dorong Kemitraan Strategis Komprehensif

- Editor

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 19 Juni 2025 — Kedutaan Besar India di Jakarta menyambut kunjungan resmi Sekretaris (Timur) Kementerian Luar Negeri India, P. Kumaran, dalam misi diplomatik yang menandai babak baru penguatan hubungan bilateral antara India dan Indonesia serta kawasan Asia Tenggara secara lebih luas.

Kunjungan ini berlangsung tidak lama setelah penunjukan beliau oleh Appointments Committee of the Cabinet, sebagai pejabat tinggi yang membawahi kebijakan luar negeri India untuk kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Indo-Pasifik—wilayah yang kini menjadi titik fokus strategis India.

Dialog Strategis dan Makan Siang Bisnis Bersama Mitra Indonesia

Dalam rangkaian kunjungannya, Sekretaris Kumaran menjadi pembicara utama dalam sebuah business luncheon yang diadakan oleh Kedutaan Besar India, dihadiri oleh para tokoh bisnis dan pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta Indonesia. Dalam suasana penuh keakraban dan pertukaran ide yang produktif, beliau menekankan pentingnya memperkuat keterhubungan ekonomi, investasi, dan inovasi antara India dan negara-negara Asia Tenggara.

Baca Juga :  MAXY Academy Berkolaborasi di Workshop PTI 2025 Universitas Muhammadiyah Gresik: Kupas Personal Branding & AI untuk Generasi Digital

Fokus diskusi meliputi:

• Kesehatan

• Kecerdasan buatan

• Pertanian

• Teknologi informasi

• Rantai pasokan

• Telekomunikasi

Sekretaris Kumaran menekankan bahwa kolaborasi konkret di sektor-sektor ini sangat penting untuk membentuk kawasan Indo-Pasifik yang tangguh, stabil, dan sejahtera.

Pertemuan Tingkat Tinggi dengan Kemlu RI

Masih di hari yang sama, Sekretaris Kumaran melakukan pertemuan bilateral dengan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Abdul Kadir Jailani, untuk membahas arah masa depan Kemitraan Strategis Komprehensif India-Indonesia.

Pertemuan ini menjadi lanjutan penting dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari 2025, yang telah menghasilkan sejumlah kesepakatan kunci dan penguatan kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan, konektivitas ekonomi, pendidikan, dan transisi energi.

Kedua pihak juga saling bertukar pandangan mengenai dinamika kawasan dan isu-isu global yang menjadi kepentingan bersama, menegaskan kembali keselarasan visi strategis antara India dan Indonesia di panggung internasional.

Baca Juga :  WSBP Suplai Beton Readymix ke Bendungan Tertinggi di Indonesia, Bendungan Bener Paket II

Komitmen India untuk Kawasan

Dari perspektif Kedutaan Besar India, kunjungan Sekretaris Kumaran ini mencerminkan komitmen berkelanjutan India terhadap keterlibatan aktif dan konstruktif di kawasan Indo-Pasifik. Indonesia—dengan perannya yang sentral di ASEAN dan posisinya sebagai mitra utama India—memiliki peran penting dalam strategi kebijakan luar negeri dan ekonomi India.

India siap memperdalam sinergi, tidak hanya dalam ranah politik dan diplomasi, tetapi juga dalam penguatan jaringan bisnis, kapasitas teknologi, dan konektivitas masyarakat.

Penutup

Kedutaan Besar India menegaskan bahwa kunjungan Sekretaris (Timur) P. Kumaran ke Jakarta menjadi simbol komitmen baru untuk mempererat hubungan bilateral dengan Indonesia serta mendukung upaya bersama membentuk kawasan Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi langkah penting dalam memperluas cakrawala kerja sama konkret yang saling menguntungkan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru