Interchange Ness Di Muara Jambi Hampir Rampung, Waktu Tempuh ke Kota Jambi Bakal Jauh Lebih Cepat

- Editor

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 9 Agustus 2025 – Pembangunan Jalan Tol Betung – Tempino – Jambi Seksi 4, yang berlokasi di Kabupaten Muara Jambi, sudah memasuki tahap akhir dan akan segera beroperasi. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) yang digelar oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada Jumat (8/8/2025).

Pelaksanaan ULFO
merupakan rangkaian penting terakhir untuk memastikan seluruh aspek teknis,
keselamatan, dan kelengkapan jalan tol telah memenuhi standar sebelum resmi
dibuka untuk umum. Progres fisik konstruksi untuk seksi yang menghubungkan
Tempino dengan Interchange Ness ini sendiri sudah sangat signifikan, mencapai
93,03%, sementara pembebasan lahannya hampir tuntas di angka 99,76%.

Menteri PU, Dody
Hanggodo, menjelaskan bahwa kehadiran jalan tol ini bukan sekadar infrastruktur
biasa, melainkan urat nadi baru bagi perekonomian.

“Karena
diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antar wilayah pada sektor logistik,
sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru,” kata
Menteri Dody.

Sebagai jalan
tol penghubung antardaerah, manfaat yang paling ditunggu-tunggu masyarakat
tentu saja adalah pemangkasan waktu tempuh yang signifikan. Jika sebelumnya
perjalanan dari Bayung Lencir di perbatasan Sumatera Selatan menuju Kota Jambi
memakan waktu sekitar 3 jam lewat Jalan Lintas Sumatera, dengan beroperasinya
seksi tol ini, waktu tempuh dari Interchange Bayung Lencir ke Interchange Ness
diperkirakan hanya 45 menit saja.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Perpanjang Waktu Rekayasa Pola Operasi perjalanan KA, untuk Antisipasi Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Jalan Hingga 5 September 2025

Ruas tol di
Muara Jambi ini merupakan potongan puzzle penting dari megaproyek Jalan Tol
Trans Sumatera (JTTS). Nantinya, Seksi 4 ini akan tersambung langsung dengan
Seksi 3 (Bayung Lencir–Tempino) sepanjang 34,10 km yang sudah lebih dulu
beroperasi penuh sejak akhir 2024. Konektivitas ini diyakini akan memperlancar
arus distribusi barang dari pusat-pusat industri di Sumatera Selatan ke Jambi,
maupun sebaliknya.

Secara
keseluruhan Jalan Tol Betung – Tempino – Jambi memiliki panjang 170,73 km yang
terbagi menjadi 4 seksi. Untuk Seksi 1 Betung-Tungkal Jaya sepanjang 62,38 km
dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Adhi Karya – PT Waskita Karya – PT Jaya
Konstruksi dalam 2 paket. Progres pada paket 1A sepanjang 30,80 km dengan
progres konstruksi hingga 25 Juli 2025 telah mencapai 42%. Sementara Paket 1B
sepanjang 31,58 km progresnya 2,75%.

Baca Juga :  Bodypack Tri Hector Laptop Backpack: Tas Multifungsi untuk Mobilitas Modern

Selanjutnya
Seksi 2 Tungkal Jaya – Bayung Lencir sepanjang 55,76 km dikerjakan oleh
kontraktor PT PP (Persero) Tbk – PT Nindya Karya (KSO) dalam 2 paket pekerjaan.
Progresnya, pembangunan fisik di Seksi 2A sepanjang 37,36 km telah mencaia
8,7%. Sementara di Seksi 2B sepanjang 18,40 km progresnya 13,5%.

Sedangkan tol
Seksi 3 Banyung Lencir – Tempino sepanjang 34,10 km telah beroperasi pada akhir
2024. Dan, pekerjaan pembangunan di Seksi 4 Tempino – Interchange Ness di
Kabupaten Muara Jambi diharapkan selesai pada kuartal ketiga tahun ini.

Dengan
dilaksanakannya Uji Laik Fungsi dan Operasi ini, Jalan Tol Betung – Tempino –
Jambi Seksi 4 di Kabupaten Muara Jambi selangkah lebih dekat untuk diresmikan.
Jika semua berjalan lancar dan Sertifikat Laik Operasi (SLO) terbit, masyarakat
akan segera menikmati perjalanan darat yang lebih cepat, aman, dan efisien,
yang pada akhirnya diharapkan dapat mendorong roda perekonomian di
Jambi dan sekitarnya.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet
Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui
LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas
FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee
PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WIB

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet

Minggu, 26 April 2026 - 20:00 WIB

Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui

Minggu, 26 April 2026 - 20:00 WIB

LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas

Minggu, 26 April 2026 - 19:00 WIB

FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Berita Terbaru