KAI dan Yayasan Tarakanita Yogyakarta Gelar Kampanye Lingkungan Hidup: “Rel Perjalanan, Jogja Bergerak Lindungi Ozon”

- Editor

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Yayasan Tarakanita Yogyakarta menyelenggarakan kampanye peduli lingkungan bertajuk “Rel Perjalanan: Jogja Bergerak Lindungi Ozon” di Stasiun Yogyakarta, Kamis (11/9). Kegiatan ini diikuti 40 siswa Tarakanita dan menjadi momentum kolaborasi dalam memperkuat komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) sekaligus memperingati Hari Ozon Sedunia.

Berbagai kegiatan ramah lingkungan digelar untuk mengedukasi pelanggan kereta api mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Para siswa berpartisipasi dalam pameran karya, membagikan eco-enzyme berupa hand sanitizer dan benih tanaman, serta tas ramah lingkungan. Tak hanya itu, kampanye penggunaan transportasi berbasis rel yang rendah emisi juga digaungkan, dilengkapi dengan pertunjukan seni dan musik bertema lingkungan.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. “Kegiatan ini membuktikan bahwa isu lingkungan bisa disuarakan secara kreatif dengan melibatkan generasi muda. KAI percaya keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama, sehingga kami menghadirkan inovasi ramah lingkungan seperti face recognition boarding, e-boarding pass, pemanfaatan panel surya, penanaman tumbuhan asli di stasiun, hingga fitur carbon footprint pada tiket. Dengan kereta api, mobilitas bukan hanya soal perjalanan, tapi juga kontribusi nyata untuk bumi yang lebih sehat,” ujar Anne.

Baca Juga :  Dari Gold ke Code: Era di Mana Bitcoin Jadi Emas Lama dan Ethereum Jadi Wall Street Baru

Kepala Kantor Yayasan Tarakanita, Suster Pauleta CB, M.Pd, menambahkan, “Kami menyambut baik kolaborasi ini. Kepedulian KAI terhadap lingkungan sejalan dengan visi Tarakanita untuk mendidik pribadi yang cerdas, berintegritas, dan peduli lingkungan. Harapannya, semakin banyak pihak yang tergerak menjaga kelestarian bumi demi masa depan generasi mendatang.”

Dukungan juga datang dari masyarakat. Yudi, penumpang KA Manahan (KA 61) relasi Yogyakarta–Gambir, mengungkapkan bahwa kegiatan ini relevan dan inspiratif. “Menurut saya, ini langkah bagus sekali. Penumpang jadi diingatkan pentingnya peduli lingkungan. Apalagi kereta api sendiri sudah terbukti lebih ramah lingkungan dibanding moda lain. Saya mendukung penuh inisiatif seperti ini karena manfaatnya nyata, baik untuk bumi maupun masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :  Mayoritas Prajurit TNI di Papua Pilih Tak Mudik Demi Jaga Keamanan Masyarakat dari Teror dan Serangan OPM

Antusiasme juga terlihat dari para siswa. Iora, salah satu peserta dari Tarakanita, menyampaikan, “Rasanya seru sekali bisa ikut kegiatan langsung di stasiun. Belajar tentang lingkungan sambil melihat kereta itu pengalaman berharga,” ujarnya penuh semangat.

Kampanye ini sejalan dengan program penghijauan KAI yang konsisten dijalankan sejak 2021. Hingga 2025, KAI Group telah menanam 106.757 pohon di berbagai lokasi strategis. Dari jumlah tersebut, 42.092 pohon ditanam di area stasiun dan kantor, 59.927 pohon untuk masyarakat eksternal, dan 4.738 pohon di lingkungan internal KAI Group. Khusus periode Januari–Juni 2025, sudah ada 5.738 pohon ditanam, mulai dari pohon buah hingga mangrove untuk menjaga ekosistem pesisir.

“Semua inisiatif ini kami arahkan untuk memberi manfaat ekologis sekaligus sosial-ekonomi bagi masyarakat. KAI optimistis, kolaborasi dengan lembaga pendidikan maupun komunitas akan terus diperluas demi mewariskan bumi yang lebih sehat bagi generasi mendatang,” tutup Anne.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 11:00 WIB

Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Berita Terbaru