KAI Daop 2 Bandung Terus Himbau Masyarakat Untuk Berhati-Hati Saat Melewati Perlintasan Sebidang

- Editor

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat melintasi perlintasan sebidang, baik yang dijaga maupun tidak dijaga. Himbauan ini kembali ditegaskan mengingat masih tingginya angka kejadian kendaraan menemper KA di perlintasan sebidang.

Berdasarkan data hingga pertengahan November 2025, di wilayah Daop 2 Bandung tercatat 14 kejadian kendaraan menemper kereta api di berbagai titik perlintasan sebidang dan 49 kejadian orang menemper kereta api di jalur rel. Angka tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang maupun di jalur rel masih perlu terus ditingkatkan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan. “Kami tidak akan pernah bosan mengingatkan masyarakat untuk selalu berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, serta pastikan aman sebelum melintas di perlintasan sebidang. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Kuswardojo.

Baca Juga :  PHK Karena Kesalahan Berat, Apakah Dapat Pesangon?

Selain kewaspadaan di perlintasan sebidang, KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di sepanjang jalur rel. Jalur rel hanya diperuntukkan bagi perjalanan kereta api, sehingga segala bentuk kegiatan seperti berjalan kaki, berfoto, berdagang, atau berkumpul di area tersebut sangat berbahaya dan dilarang.

“Kami mohon kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas di sepanjang jalur rel karena hal tersebut sangat berisiko terhadap keselamatan jiwa. Jalur rel bukan tempat bermain atau beraktivitas, melainkan zona steril yang harus bebas dari kegiatan manusia,” tegas Kuswardojo.

Sebagai upaya nyata meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api di tahun 2025, KAI Daop 2 Bandung telah menutup sebanyak 29 perlintasan sebidang tak terjaga yang dinilai berpotensi menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan maupun perjalanan KA. Penutupan tersebut dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengarahkan pengguna jalan agar melintasi perlintasan resmi yang dilengkapi sistem pengamanan.

Baca Juga :  Tips Memilih Kandungan Shampo Kucing Untuk Kesehatan Bulu

KAI Daop 2 Bandung juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, dan pihak terkait lainnya dalam upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Upaya tersebut meliputi peningkatan penjagaan di titik rawan, penutupan perlintasan sebidang yang tidak resmi, serta kampanye keselamatan kepada masyarakat sekitar jalur kereta api.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk mematuhi seluruh rambu serta tanda peringatan yang telah dipasang di sekitar jalur rel. Dengan kedisiplinan dan kepedulian bersama, diharapkan angka kecelakaan di perlintasan sebidang dapat terus ditekan.

“Mari bersama-sama wujudkan perjalanan kereta api yang aman dan nyaman bagi semua. Satu tindakan disiplin di perlintasan bisa menyelamatkan banyak nyawa,” tutup Kuswardojo.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet
Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui
LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas
FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee
PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WIB

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet

Minggu, 26 April 2026 - 20:00 WIB

Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui

Minggu, 26 April 2026 - 20:00 WIB

LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas

Minggu, 26 April 2026 - 19:00 WIB

FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Berita Terbaru