KAI Logistik Raih Peringkat AA: Bukti Kemampuan Keuangan Sangat Kuat dan Komitmen dalam Proyek Strategis Masa Depan

- Editor

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), resmi meraih sertifikat pemeringkatan untuk periode 14 Mei 2025 – 1 Mei 2026 dengan peringkat AA (Double A; Stable Outlook) atau kategori sehat, yang dikeluarkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), sebuah pengakuan yang menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang. Pencapaian ini menjadi bukti atas kinerja solid dan langkah strategis perusahaan dalam mendukung ekosistem logistik nasional yang andal dan berkelanjutan.

Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah, menyampaikan,
“Pencapaian peringkat AA ini mencerminkan komitmen kuat KAI Logistik dalam
menjaga kesehatan keuangan, mengelola risiko secara cermat, dan terus
mengembangkan layanan logistik yang inovatif. Peringkat AA ini bukan hanya
pengakuan terhadap performa keuangan KAI Logistik, tetapi juga refleksi dari
proyek-proyek strategis yang tengah kami jalankan untuk memperkuat rantai pasok
nasional, khususnya dalam komoditas batu bara dan pengembangan infrastruktur
logistik”.

Baca Juga :  Penyaluran FLPP Capai 179.917 Unit Rumah hingga Oktober 2024: Program Perumahan untuk Masyarakat dan Inovasi Produk dalam Sektor Properti

Selain aspek keuangan, KAI
Logistik dinilai memiliki proyek strategis untuk mendukung performa di masa
depan. Saat ini, KAI Logistik tengah merampungkan beberapa proyek strategis untuk
akselerasi kinerja di antaranya Coal Unloading Terminal Kramasan. Proyek
pengembangan terminal bongkar muat batu bara di Kramasan, Sumatra Selatan,
menjadi salah satu proyek penting dengan potensi volume mencapai lebih dari 17
juta per tahun dan akan menjadi simpul strategis dalam distribusi batu bara.

Batu bara masih menjadi tulang
punggung performa perusahaan, selain Coal Unloading Terminal Batu Bara ini,
 KAI Logistik juga tengah mengembangkan
layanan pengelolaan container yard Sumatra Selatan. Pengembangan
jaringan stasiun muat berbasis Container Yard di Sumatera Selatan yang
melayani area muat batu bara dengan kapasitas awal 1 juta–1,5 juta ton per
tahun dan mampu mencapai kapasitas maksimal sebesar 4 juta ton per tahun.
Proyek ini memperkuat layanan angkutan batu bara berbasis kereta api di wilayah
Sumatra Selatan sebagai solusi logistik yang efisien.

Baca Juga :  BINUS UNIVERSITY Kukuhkan Guru Besar di Bidang Bioteknologi Tanaman, Berikan Inovasi Untuk Ketahanan Pangan Yang Berkelanjutan

Selain batu bara, KAI Logistik juga fokus pada pengembangan pergudangan. KAI
Logistik mengembangkan fasilitas pergudangan modern di Pulau Jawa untuk
mendukung layanan logistik terintegrasi.

”Sejalan dengan berbagai inisiatif strategis tersebut, KAI Logistik
memproyeksikan pertumbuhan yang signifikan dan solid di antaranya CAGR (Compound
Annual Growth Rate
) proyeksi pendapatan sebesar 10,4% dengan target
pendapatan sebesar Rp1,8 triliun pada tahun 2029 diikuti dengan CAGR proyeksi
volume produksi sebesar 11,8%, dengan target volume mencapai 47,2 juta ton pada
tahun yang sama,” lanjut Fredi.

KAI Logistik akan terus berinovasi
untuk menciptakan solusi logistik yang efisien, ramah lingkungan, serta memberikan
nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Peringkat AA ini menjadi
pijakan penting untuk mewujudkan visi sebagai perusahaan logistik terdepan di
Indonesia.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 11:00 WIB

Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Berita Terbaru