KAI Perluas Pin Prioritas LRT Jabodebek Mulai 2026, Atur Penggunaan Kursi di Jam Padat

- Editor

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pin prioritas menjadi langkah KAI untuk menata penggunaan kursi prioritas LRT Jabodebek agar perjalanan di jam padat tetap tertib, inklusif, dan saling menghormati.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperluas program pin prioritas bagi pengguna LRT Jabodebek mulai 2026 sebagai upaya mengatur penggunaan kursi prioritas di tengah meningkatnya kepadatan penumpang dan keberagaman kondisi perjalanan masyarakat perkotaan.

LRT Jabodebek yang digunakan sebagai moda transportasi harian menghadirkan tantangan pengelolaan ruang publik, khususnya pada jam sibuk. Salah satu isu yang kerap muncul adalah penggunaan kursi prioritas oleh penumpang dengan kebutuhan yang berbeda-beda.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan kebijakan tersebut merupakan pengembangan program pin prioritas bertujuan memperjelas kebutuhan pengguna di dalam kereta.

Baca Juga :  Melihat Arah Industri Konstruksi dari Perspektif Waringin Megah

“Ketika ruang publik semakin padat, kejelasan menjadi penting. Pin prioritas membantu pengguna lain memahami kebutuhan sesama penumpang tanpa harus terjadi interaksi yang tidak nyaman di dalam perjalanan,” ujar Radhitya.

Melalui perluasan ini, KAI menambahkan cakupan pin prioritas bagi kelompok pengguna tertentu seperti lansia, penyandang disabilitas, serta pendamping balita, di samping pin prioritas ibu hamil. Pin diberikan secara gratis dan digunakan selama kondisi prioritas masih berlaku.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, KAI juga mengimbau pengguna LRT Jabodebek untuk secara aktif memprioritaskan penumpang yang memiliki kebutuhan khusus, terutama dalam penggunaan tempat duduk prioritas, sebagai bagian dari etika berbagi ruang di transportasi publik.

Baca Juga :  Libur Imlek 2026, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 234 Ribu Tempat Duduk

Diterangkannya, kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi penumpang lain, melainkan menata penggunaan ruang bersama agar perjalanan dapat berlangsung lebih tertib dan saling menghormati.

“Transportasi publik bukan hanya soal berpindah tempat, tetapi berbagi ruang. Kami ingin memastikan ruang tersebut dapat digunakan secara adil oleh semua,” katanya.

KAI menilai kejelasan peruntukan kursi prioritas menjadi bagian dari upaya menjaga LRT Jabodebek sebagai transportasi perkotaan yang inklusif, aman, dan nyaman digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 11:00 WIB

Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Berita Terbaru