KAI Services Lakukan Langkah Damai dengan Permintaan Maaf kepada Penumpang atas Dugaan penyalahgunaan Data Pribadi

- Editor

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Januari 2026 – Manajemen PT KAI (Persero) dan Manajemen KAI Services melakukan upaya pertemuan dengan penumpang dugaan penyalahgunaan data pribadi pada Jumat (9/1) di Jakarta. Hadir dalam pertemuan ini Direktur Utama KAI Services, Ririn Widi Astutik beserta jajaran dan Vice President Customer Care PT KAI (Persero) Dian Angraeni.

Dalam pertemuan tersebut, pelanggan meminta kepada KAI Services untuk menyampaikan pernyataan resmi tertulis yang berisi 5 poin kesepakatan yang sudah dijalankan oleh KAI Services.

Penumpang dugaan penyalahgunaan data pribadi dalam kesempatan ini juga mengatakan, jika pemberian sanksi yang diberikan pada oknum petugas KAI Services diserahkan pada KAI Services sepenuhnya selaku perusahaan tempat oknum tersebut bekerja.

KAI Services, sebagai perusahaan sudah melaksanakan poin-poin yang diminta penumpang dengan membuat pernyataan resmi adanya pelanggaran yang dilakukan oknum pekerja KAI Services atas dugaan pelanggaran penggunaan data pribadi penumpang. Selain itu, KAI Services juga sudah melakukan tindakan internal terhadap pelaku.

Baca Juga :  3 Hari Lagi Menuju Batas Akhir Pendaftaran Program "Voices of Tomorrow"

KAI Services juga melakukan langkah-langkah perbaikan dan pencegahan agar para pegawai tidak melakukan kejadian serupa di masa yang akan datang serta berkomitmen untuk melindungi data penumpang sebagai bagian dari layanan public yang aman dan bertanggung jawab.

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan, Pada hari Jumat ini KAI Services melakukan langkah damai mengadakan pertemuan dengan penumpang yang menjadi korban. Kami melakukan permintaan maaf dan menyesalkan kejadian tersebut.

“Dalam pertemuan tersebut kami meminta maaf atas kejadian ini yang tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan dan merupakan pelanggaran privasi yang tidak dapat kami toleransi,” ujar Nyoman Suardhita dalam pernyataan resminya pada Jumat (9/1).

KAI Services Lakukan Langkah tegas

Baca Juga :  Optimalkan Produksi Pabrik dengan Gearbox Industri Berkualitas Tinggi

sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam menjaga kepercayaan pelanggan, KAI Services telah mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

Sanksi Disiplin, Manajemen telah memanggil oknum karyawan yang bersangkutan dan sedang melakukan proses pemeriksaan intensif. Sanksi tegas sesuai aturan perusahaan akan diberikan untuk memberikan efek jera. KAI Services juga sudah melakukan evaluasi Internal dan menyeluruh terhadap sistem akses data operasional dan memberikan edukasi kembali kepada seluruh personil frontliner mengenai Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Komitmen Perlindungan Privasi.

Nyoman Suardhita menambahkan bahwa perlindungan terhadap data pribadi pelanggan adalah prioritas utama.

“Kami berkomitmen untuk memperketat pengawasan di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kritik dan masukan demi perbaikan layanan kami,” tutupnya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru