Kementerian PU Mengecek Keandalan Bangunan Ponpes Tremas di Pacitan

- Editor

Minggu, 12 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pacitan, 12 Oktober 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melanjutkan program pengecekan keandalan bangunan gedung Pondok Pesantren (Ponpes). Setelah sebelumnya menyambangi Ponpes Mamba’ul Ma’arif Denanyar di Jombang dan Ponpes Lirboyo di Kota Kediri, tim kini melakukan peninjauan ke Ponpes Tremas di Kabupaten Pacitan pada Jumat (10/10/2025).

Langkah
peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memeriksa secara
langsung kelayakan bangunan gedung, terutama terkait aspek keandalan dan
keselamatan, di lingkungan pesantren di berbagai daerah. Adapun prioritas
pengecekan ditujukan pada bangunan-bangunan tua yang usianya lebih dari 100
tahun, memiliki lebih dari 1.000 santri, serta mempunyai bangunan setinggi
empat lantai.

Menteri
Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyatakan dukungan penuhnya terhadap
program ini. Ia telah mengerahkan tim dari jajaran Direktorat Jenderal Cipta
Karya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mempercepat proses
pemeriksaan.

Baca Juga :  KAI Layani 2,56 Juta Pengguna LRT Jabodebek pada November 2025

“Tim
dari Direktorat Jenderal Cipta Karya tersebar di seluruh Indonesia, sehingga
harapannya kita bisa cepat pengecekannya,” tambah Menteri Dody.

Dalam
kesempatan tersebut, Dirjen Cipta Karya Kementerian PU, Dewi Chomistriana,
menjelaskan lebih lanjut mengenai agenda kunjungannya.

“Kami
dari Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan kunjungan ke ponpes yang ketiga,
setelah Jombang dan Kediri. Agenda kami adalah melakukan pengecekan terhadap
keandalan bangunan pondok pesantren, baik asrama, masjid, maupun fasilitas
lainnya,” ujar Dirjen Dewi.

Pondok
Pesantren Tremas sendiri memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi karena telah
berdiri sejak tahun 1820. Dengan usia bangunan yang sudah melebihi dua abad,
audit teknis secara menyeluruh menjadi sebuah keharusan untuk menjamin
keamanannya.

Baca Juga :  7 Aplikasi Transfer Gratis yang Memudahkan Transaksi Harian

“Karena
usia pondok sudah sangat tua, kami tentu perlu melakukan pengecekan keandalan
bangunan secara detail,” kata Dirjen Dewi.

Selain
berfokus pada pemeriksaan bangunan lama, Kementerian PU juga menyempatkan diri
untuk meninjau proyek pembangunan kompleks madrasah baru yang sedang berjalan
di kawasan pesantren tersebut. Dirjen Dewi memberikan apresiasinya terhadap
pelaksanaan konstruksi yang ia nilai telah memenuhi standar teknis yang
berlaku.

“Secara
umum pelaksanaan pembangunannya sudah baik. Kaidah-kaidah teknis sudah
diterapkan, bahkan pekerja yang terlibat sebagian sudah bersertifikat dan
pernah bekerja di proyek jalan tol,” pungkas Dirjen Dewi.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru