Kinerja Positif 2025: KAI Daop 7 Madiun Angkut 68.452 Ton Barang, Ketepatan Waktu Capai 98.58%

- Editor

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatatkan kinerja positif di sektor angkutan barang sepanjang tahun 2025. Tren pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan pelaku usaha yang terus meningkat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilar distribusi logistik nasional.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatatkan kinerja positif di sektor angkutan barang sepanjang tahun 2025. Tren pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan pelaku usaha yang terus meningkat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilar distribusi logistik nasional.

Berdasarkan data performansi perusahaan, periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025, KAI Daop 7 Madiun berhasil mengangkut sebanyak 68.452 ton barang. Capaian ini menunjukkan tren positif dibandingkan target program pada tahun 2025 yang tercatat sebesar 5.620 ton, atau tumbuh sebesar 1.218%.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelanggan setia angkutan barang.

Baca Juga :  AXIS dan EVOS Membawa AXIS Esports Labs: Dorong Pertumbuhan Ekosistem Esports di Lampung

“Tren positif ini sangat dipengaruhi oleh adanya angkutan pengiriman trainset Kereta Luar Biasa (KLB) INKA, KA Parcel dan Angkutan Dinas & Satker,” jelas Tohari.

Rincian Komoditas Unggulan

Tohari menjelaskan lebih lanjut bahwa capaian kinerja ini ditopang oleh beberapa sektor utama, termasuk angkutan ritel dan logistik strategis. Adapun rincian volume angkutan berdasarkan komoditas tertinggi adalah sebagai berikut: Angkutan Dinas/Satker: 29.080 Ton, KLB INKA: 22.365 Ton, Barang Hantaran Paket (BHP): 13.902 Ton dan Parcel One Night Services (ONS): 13.107 Ton

Keunggulan Ketepatan Waktu (OTP)

Selain volume angkutan, KAI Daop 7 Madiun juga mencatatkan performa gemilang dalam hal ketepatan waktu perjalanan kereta api barang (On Train Performance). Realisasi tahun 2025 melampaui target program yang ditetapkan perusahaan yaitu Keberangkatan KA Barang target program 96.00% dengan realisasi mencapai 98.58 %. Adapun target program kedatangan KA Barang 96.00% dengan realisasi 98,70%

Baca Juga :  Viksit Bharat Run 2025 akan diselenggarakan di Jakarta, Indonesia

Faktor Pendukung Pertumbuhan

Tohari menambahkan, ada beberapa faktor krusial yang mendukung tercapainya kinerja positif di tahun 2025, di antaranya:

1. Sinergi Strategis: Operasional angkutan KLB dari PT INKA dan operasional KA Dinas yang merupakan angkutan di luar program RKA.

2. Fleksibilitas Layanan: Pengoperasian angkutan retail di luar hari operasi normal (hari libur) yang efektif menambah pendapatan dan volume angkutan secara signifikan.

“Upaya peningkatan yang telah dilakukan dan akan terus dikembangkan menjadi komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk menghadirkan service excellence. Kami bertekad memberikan nilai tambah bagi layanan angkutan barang yang selamat, aman, lancar, dan tepat waktu,” tutup Tohari.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru