KPMI Jakarta Sukses Gelar DBS Series #4: Strategi Perusahaan Lokal Menaklukan Pasar Nasional & Internasional

- Editor

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DBS Series #4 yang diselenggarakan oleh Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Jakarta berhasil mempertemukan nilai Tauhid, Amanah, dan strategi bisnis sebagai fondasi pengusaha Muslim dalam menembus pasar nasional dan internasional. Acara ini menekankan pentingnya menjaga keberkahan usaha melalui kepatuhan terhadap syariat Allah serta kolaborasi antar pengusaha Muslim. Berbagai narasumber berbagi inspirasi dan pengalaman, mulai dari perjalanan membangun usaha dari nol, pentingnya konsistensi, hingga tata kelola bisnis dan perpajakan yang profesional. Kegiatan ini didukung oleh para sponsor dan media partner sebagai bentuk sinergi dalam mendorong pertumbuhan bisnis Muslim yang berkelanjutan.

Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Jakarta, atas izin Allāh sukses menyelenggarakan event DBS Series #4 “Strategi Perusahaan Lokal Menaklukan Pasar Nasional & Internasional”. Acara ini menyatukan antara pentingnya Tauhid, Amanah, & Strategi Bisnis bagi Pengusaha Muslim dalam menargetkan pasar nasional & internasional.

Acara dibuka oleh Bapak Ilham Reza Ferdian yang merupakan Ketua KPMI Korwil Jakarta, serta founder KSPPS Lariba Solusi Indonesia. Dalam openingnya, beliau menekankan pentingnya Pengusaha Muslim dalam menjaga keberkahan bisnis. Dengan menjaga syariat Allāh, maka keberkahan bisnis dapat diraih. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antar pengusaha muslim.

Baca Juga :  Perkuat Armada, KAI Divre IV Tanjungkarang Sambut Kedatangan Lokomotif Baru

Pada sesi Tauhid, Amanah & Strategi Bisnis disampaikan oleh Ustadz Erfandoni Tarmizi. Beliau menjelaskan tentang pentingnya Al Qur’aan dan Sunnah. Beliau menegaskan bahwa keberadaan kita di dunia ini, yakni untuk beribadah kepada Allaah. Sebagaimana dalam firman-Nya pada Q.S Adz-Dzariyat : 56 “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku.”

Pesan kuat disampaikan agar Pengusaha Muslim tidak menjadikan dunia sebagai tujuan. “Jangan masukkan ke dalam tubuhmu sesuatu yang haram,” tegas Beliau.

Inspirasi kewirausahaan disampaikan oleh Owner Mega Baja, Bapak Maman. Berangkat dari latar belakang keahlian di bidang las, kemudian menjadi sales, yang kemudian berpengalaman sebagai sales, hingga membuka usaha bengkel las, beliau dengan izin Allāh akhirnya dapat membangun sebuah brand Mega Baja yang cabangnya telah tersebar di +100 kota di Indonesia. Perjalanan ini menjadi bukti bahwa hasil yang besar dapat tumbuh dari langkah sederhana. Ada ungkapan yang menarik dari beliau terkait menjadi pengusaha, yakni “Dimulai aja, dunia ini kecil.”

Baca Juga :  Dorong Inklusi Keuangan Digital, Bank Raya Hadirkan Program Loyalitas Nasabah

Dari segi tata kelola bisnis, Bapak Satria Wibawa selaku Konsultan Pajak menjelaskan pentingnya Tax Control Framework sebagai bagian dari pemaparan yang perlu dipahami oleh para Pengusaha Muslim. 

Acara semakin lengkap dengan kehadiran Bapak Hendy Setiono, CEO Baba Rafi Enterprise. Beliau berbagi perjalanan membangun usaha dari mulai berjualan kebab di pinggir jalan hingga menjadi brand Baba Rafi seperti sekarang. Beliau juga memberi satu tips yang menarik bahwa konsistensi adalah salah satu kunci keberhasilan usaha.

Rangkaian Event DBS Series #4 tidak terlepas dari support para sponsor yang telah berpartisipasi dalam berjalannya acara:

•  CIMB Niaga Syariah

•  Megabaja

•  Jaris & K

•  Interproduction Indonesia

•  Jendelatax

•  KSPPS Lariba Solusi Indonesia

•  BPRS Al Salaam

•  GIS Travel

•  Lima Events

•  Bincangpajak360

•  Yurbi Shadaqat

KPMI Jakarta mengucapkan terimakasih kepada Ahsan TV sebagai Media Partner yang telah turut mensukseskan acara ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Apa Itu Core Banking System (CBS) dalam Perbankan?
Apa Itu Core Banking System (CBS) dalam Perbankan?
SATU University Kukuhkan Diri sebagai PTS Terdepan Bersama Disdik dalam Penguatan Kompetensi AI Guru se-Sumsel
SATU University Kukuhkan Diri sebagai PTS Terdepan Bersama Disdik dalam Penguatan Kompetensi AI Guru se-Sumsel
Dorong Inklusi Keuangan Digital, Bank Raya Hadirkan Program Loyalitas Nasabah
Dorong Inklusi Keuangan Digital, Bank Raya Hadirkan Program Loyalitas Nasabah
Tangguh di Tengah Tekanan Global, IPCC Bukukan Kinerja Keuangan Positif Q1 2026
LRT Jabodebek Dukung Mobilitas Masyarakat Selama Penyesuaian Operasional Perjalanan Kereta di kawasan Bekasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

Apa Itu Core Banking System (CBS) dalam Perbankan?

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

Apa Itu Core Banking System (CBS) dalam Perbankan?

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

SATU University Kukuhkan Diri sebagai PTS Terdepan Bersama Disdik dalam Penguatan Kompetensi AI Guru se-Sumsel

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

SATU University Kukuhkan Diri sebagai PTS Terdepan Bersama Disdik dalam Penguatan Kompetensi AI Guru se-Sumsel

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

Dorong Inklusi Keuangan Digital, Bank Raya Hadirkan Program Loyalitas Nasabah

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

Tangguh di Tengah Tekanan Global, IPCC Bukukan Kinerja Keuangan Positif Q1 2026

Rabu, 29 April 2026 - 10:00 WIB

LRT Jabodebek Dukung Mobilitas Masyarakat Selama Penyesuaian Operasional Perjalanan Kereta di kawasan Bekasi

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

BINUS @Bekasi Berikan Solusi Finansial dan Investasi Masa Depan Anak Melalui Beasiswa EMAS

Berita Terbaru

Bisnis

Apa Itu Core Banking System (CBS) dalam Perbankan?

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:01 WIB

Bisnis

Apa Itu Core Banking System (CBS) dalam Perbankan?

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:01 WIB