Menjelajahi Inovasi dan Fondasi Masa Depan Ekosistem Blockchain

- Editor

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 23 Juli 2025 – Bittime, platform jual-beli aset kripto resmi dan berlisensi di Indonesia resmi melisting aset Core (CORE) dan AB (AB). Mengharapkan gerak pertumbuhan inklusif pada platform, dua aset ini dipandang memiliki potensi pertumbuhan serta ekosistem yang menjanjikan.

Lebih lanjut CORE merupakan native token dari Core ecosystem, sebuah jaringan dan ekosistem blockchain Layer-1. Dengan menggunakan Ethereum Virtual Machine (EVM) yang menjadi salah satu keunggulan utamanya, Core mampu menjalankan smart contract dan aplikasi terdesentralisasi (dApps), sekaligus membuka pintu bagi para pengembang untuk dengan mudah tanpa perlu membangun dari awal.  

Namun, yang benar-benar membedakan Core adalah pendekatan inovatifnya terhadap keamanan jaringan melalui mekanisme konsensus Satoshi Plus. Sistem ini adalah perpaduan cerdas antara dua pilar keamanan terkemuka di dunia kripto. Pertama, Core memanfaatkan kekuatan hash mining Bitcoin yang didelegasikan, sebuah langkah strategis yang mengintegrasikan sebagian dari keamanan jaringan Bitcoin yang telah terbukti kokoh. 

Di sisi lain AB, token native yang berdiri dari sebuah proyek blockchain AB, berfungsi layaknya bahan bakar utama di jaringan nya. Ini berarti setiap transaksi, eksekusi smart contract, dan partisipasi dalam mekanisme tata kelola memerlukan token ini. 

Baca Juga :  Lintasarta Raih Dua Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Solusi ICT dan Keamanan Siber

Melalui tata kelola, para pemegang token AB dapat menyuarakan pendapat dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan penting terkait pengembangan dan arah proyek. Seluruh elemen ini dirancang untuk memastikan bahwa ekosistem AB dapat mencapai skalabilitas yang tinggi mampu menangani volume pengguna dan transaksi yang besar.

Baik Core maupun AB menunjukkan bagaimana teknologi blockchain terus berevolusi untuk menawarkan solusi yang lebih baik, lebih aman, dan lebih terintegrasi dengan berbagai aspek kehidupan kita.

Melihat ini, Bittime yang resmi dan berlisensi PAKD di Indonesia, menunjukkan komitmennya dengan menghadirkan kedua token tersebut dengan trading pairs CORE/IDR, dan AB/IDR, pada 22 Juli 2025, kemarin.

Sejalan dengan komitmen meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas aset-aset diversifikasi bagi investor Indonesia, kehadiran CORE dan AB dapat menjadi gebrakan terhadap ekosistem aset digital Indonesia.

Baca Juga :  Durasi Ideal Kucing Dewasa Tidur

Selain itu dengan kondisi pasar saat ini, Bittime juga mengadakan kampanye Back To The Core. Kampanye yang berlangsung sepanjang 22 sampai 28 Juli 2025 ini, memberikan peluang bagi para trader untuk memaksimal potensi performa portofolio asetnya.

Membagikan total hadiah 20 juta token CORE, kampanye ini  terbuka untuk publik, khususnya pengguna Bittime. Ini merupakan kesempatan bagi para trader, untuk mengeksplorasi potensi profit dengan menggunakan platform resmi dan berlisensi di Indonesia.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai bukan euforia pasar 

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal
Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu
BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?
Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia
Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Senin, 20 April 2026 - 21:00 WIB

Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 17:00 WIB

Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran

Berita Terbaru