Menyambut Hari Raya Nyepi dengan Semangat Parade Ogoh-Ogoh di Canggu

- Editor

Jumat, 28 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, 28 Maret 2025 Malam Pengerupukan adalah tradisi yang sangat penting dalam rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi di Bali. Tradisi ini berlangsung sehari sebelum Nyepi dan ditandai dengan parade Ogoh-Ogoh, patung raksasa yang melambangkan roh jahat atau energi negatif. Prosesi ini bertujuan untuk mengusir hal-hal buruk sebelum memasuki tahun baru Saka yang dimulai dengan Hari Nyepi, sebuah hari penuh keheningan dan refleksi.

Pengerupukan merupakan ritual yang dilakukan oleh umat Hindu di Bali untuk mengusir bhuta kala, yaitu roh-roh jahat yang diyakini dapat mengganggu keseimbangan alam dan kehidupan manusia. Dalam tradisi ini, masyarakat mengadakan upacara Tawur Kesanga di perempatan jalan atau halaman pura dengan mempersembahkan sesajen sebagai simbol penyucian.

Ogoh-Ogoh, yang dibuat dari bahan ringan seperti bambu dan kertas, diarak keliling desa dengan iringan gamelan. Setelah prosesi, ogoh-ogoh dibakar sebagai simbol pembersihan spiritual dan penghancuran energi negatif. Selain parade, berbagai pertunjukan seni juga turut meramaikan malam ini, termasuk Tari Fragmen Ogoh-Ogoh yang menggambarkan mitologi dan kisah-kisah tradisional Bali.

Baca Juga :  Perusahaan Grup Terra Drone, Terra Drone Indonesia, Tampilkan Teknologi Drone untuk Inspeksi sebagai Bagian dari Inovasi Bandara Injourney di Acara “BESTINFEST 2024” yang Diselenggarakan oleh Injourney

Pembakaran Ogoh-Ogoh

Malam Pengerupukan tahun 2025 akan berlangsung pada Jumat, 28 Maret 2025, dengan pawai ogoh-ogoh yang dimulai pukul 18.00 WITA. Beberapa lokasi populer lainnya untuk menyaksikan pawai ini antara lain; Catur Muka, Denpasar, Kuta, Ubud, Nusa Dua dan Canggu.

Seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung setiap tahunnya, parade Ogoh-Ogoh sering kali menyebabkan kemacetan di beberapa titik, termasuk di area Berawa. Data dari Dinas Perhubungan Bali menunjukkan bahwa arus lalu lintas di kawasan wisata utama dapat meningkat hingga 30% selama perayaan ini. Oleh karena itu, bagi para tamu yang berkunjung ke area Canggu, terdapat berbagai pilihan akomodasi yang dapat memberikan pengalaman menginap yang nyaman setelah menyaksikan parade Ogoh-Ogoh yang penuh energi.

Image

Salah satu pilihan terbaik adalah Swarga Suites Bali Berawa, bagian dari Marclan Collection. Terletak strategis di kawasan Berawa, akomodasi ini menawarkan suasana yang nyaman, tenang, dan mewah. Para tamu dapat menikmati akses mudah untuk menyaksikan ke parade Ogoh-Ogoh. Selain itu, Swarga Suites Bali Berawa memberikan kesempatan untuk bangun dan merayakan Hari Raya Nyepi keesokan harinya dalam suasana yang damai dan reflektif.

Baca Juga :  Dupoin Resmi Terdaftar di OJK, Pilihan Aman untuk Trading Forex

Malam Pengerupukan bukan hanya sekadar ajang hiburan, tapi juga merupakan bagian dari upaya masyarakat Bali dalam menjaga keseimbangan antara dunia nyata dan spiritual. Perayaan ini mencerminkan filosofi hidup masyarakat Bali yang dikenal dengan konsep Tri Hita Karana, keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan. Dengan pelestarian tradisi ini, masyarakat Bali tidak hanya merayakan budaya mereka tetapi juga memperkuat identitas mereka di tengah tantangan era modern.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan
Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen
Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali
Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan
Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional
AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web
Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha
“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:00 WIB

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan

Senin, 27 April 2026 - 20:00 WIB

Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen

Senin, 27 April 2026 - 19:00 WIB

Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

Berita Terbaru