Pemkot Singkawang Dinilai Abai: Atlet Tinju Berprestasi Harus Berjuang dengan Biaya Sendiri

- Editor

Minggu, 17 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

algarinews.com – Singkawang, Kalimantan Barat | 17 Agustus 2025 – Miris dan ironis. Saat atlet-atlet muda Kota Singkawang mengukir prestasi di arena tinju, pemerintah daerah justru dinilai menutup mata. Minñimnya perhatian dari Pemkot, KONI, hingga Pertina Singkawang membuat para atlet harus berjuang dengan dana pribadi demi mengharumkan nama kota.

Hal ini disampaikan Bahru Ardiansyah, Ketua Teknik dan Kepelatihan Sasana Rembo Boxing Camp, yang menyoroti keras lemahnya dukungan pemerintah terhadap olahraga, khususnya tinju.

“Atlet kita berdarah-darah di ring demi nama kota, tapi dukungan pemerintah nyaris tidak ada. Mereka pulang membawa medali, tapi apakah layak terus berjuang sendirian?” ujar Bahru kepada awak media, Minggu (17/8/2025).

Menurutnya, prestasi atlet tinju asal Singkawang adalah bukti nyata bahwa talenta lokal punya potensi besar, bahkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Namun, tanpa dukungan finansial dan sistem pembinaan yang jelas, semangat juang para atlet dikhawatirkan akan padam.

Baca Juga :  Mengapa Indonesia Tertarik Membeli Pesawat Tempur F-15EX dari Amerika Serikat

“Ini kebanggaan bagi kita semua. Sayangnya, atlet berangkat dengan biaya pribadi. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, siapa yang mau lagi berjuang demi nama daerah?” tegasnya.

Bahru juga mengingatkan agar Ketua Cabang Olahraga (Cabor) tidak bekerja sendiri-sendiri. Menurutnya, komunikasi aktif antar-cabor dengan KONI dan pemerintah mutlak diperlukan, agar agenda pertandingan bisa terencana dan masuk dalam penganggaran daerah.

“Cabor jangan pasif. Harus ada daftar event yang disiapkan dari awal. Kalau ada komunikasi dua arah, tidak akan ada lagi atlet yang harus rogoh kocek sendiri,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya duduk bersama antara pemerintah, KONI, Pertina, dan semua pihak terkait untuk membangun sistem pembinaan olahraga yang lebih terstruktur. Dukungan, kata dia, tidak hanya datang ketika seremoni atau setelah atlet pulang membawa medali, tetapi juga harus hadir sejak proses persiapan.

Baca Juga :  Perangkat Desa Menjerit Tak Gajian 3 Bulan, Begini Tanggapan Kadis PMD Sergai

“Kalau mau hasil, prosesnya juga harus kita benahi. Atlet butuh dukungan moral dan finansial. Jangan hanya hadir saat seremonial lalu mengklaim prestasi itu sebagai milik bersama,” pungkas Bahru.

Kisah atlet Rembo Boxing Camp yang tetap berprestasi meski tanpa sokongan pemerintah menjadi alarm keras bagi masa depan olahraga di Kota Singkawang. Tanpa perubahan serius, peringatan Bahru seakan menjadi nyata: “Kita hanya sedang menonton masa depan olahraga di kota ini mati perlahan.”

Sumber: Bahru Ardiansyah, Ketua Teknik & Kepelatihan Rembo Boxing Camp

Penulis: Jono Aktuvis98

Berita Terkait

Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat
Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap
KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat
Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama
Contoh Positif! Warga Langkat Kembalikan Lahan Hutan Lindung Tanpa Paksaan
LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH
Poniran, selaku kepala desa sekaligus merangkup ketua abdesi kecamatan Tanjung sari , Diduga merekayasa anggaran dana desa demi kepentingan diri pribadi, 
Loso Mena PKB: Peran Pers Strategis dalam Pembangunan Daerah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 22:51 WIB

Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat

Rabu, 29 April 2026 - 11:35 WIB

Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap

Rabu, 29 April 2026 - 11:13 WIB

KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat

Selasa, 28 April 2026 - 14:41 WIB

Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama

Selasa, 28 April 2026 - 13:11 WIB

Contoh Positif! Warga Langkat Kembalikan Lahan Hutan Lindung Tanpa Paksaan

Selasa, 28 April 2026 - 12:45 WIB

LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH

Minggu, 19 April 2026 - 13:30 WIB

Poniran, selaku kepala desa sekaligus merangkup ketua abdesi kecamatan Tanjung sari , Diduga merekayasa anggaran dana desa demi kepentingan diri pribadi, 

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:48 WIB

Loso Mena PKB: Peran Pers Strategis dalam Pembangunan Daerah

Berita Terbaru