Penandatanganan Perjanjian Kerjasama MSIB Batch 7: Kolaborasi untuk Dukung Persiapan Karir Mahasiswa

- Editor

Rabu, 23 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi antara industri dengan perguruan tinggi dalam program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) batch 7 tahun 2024 dikokohkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) dengan 369 mitra magang dan studi independen dengan mahasiswa yang mengikuti kegaiatan MSIB. Dilaporkan terdapat sejumlah 30.228 Mahasiswa dari 839 perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang kini terdaftar sebagai peserta Magang dan Studi Independen Bersertifikat.

Acara inti dimulai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama yyang dilakukan oleh Sri Suning Kusumawardani (Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan) dengan perwakilan mitra yang terdiri dari 2 mitra magang bersertifikat (PT. Bukit Makmur dan PT. Produksi Film Negara) dan dua mitra studi independen (PT. CADFEM Simulation Technology dan PT. Indobit Digital Raya).

Image

Dalam acara pembuka, Sri Suning mengatakan bahwa jumlah mahasiswa yang mengikuti semakin meningkat dari tahun ke tahun dimana jumlah yang pendaftar MSIB pada tahun ini mencapai 187 ribu peserta dengan 30 ribu mahasiswa diterima di mitra magang dan studi independen bersetifikat. “Dampak dari MSIB ini dirasakan betul oleh semua pihak, Jumlah mitra juga bertambah (dan jumlah) perguruan tinggi juga bertambah,” kata Sri Suning.

Baca Juga :  Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

Hal ini didukung oleh pendapat Kepala Program MSIB, Wachyu Hari Haji yang melaporkan bahwa jumlah mitra, pendaftar, dan perguruan tinggi pengirim peserta MSIB konsisten mengalami kenaikan dalam setiap angkatan (batch)nya. Tidak hanya itu, 16 persen peserta yang menempuh magang melalui MSIB dan Studi Independen diberikan tawaran pekerjaan langsung dari mitra, hal ini biasa disebut dengan ‘Golden Ticket’.

Melalui momentum penandatanganan kerjasama program MSIB ini, Dirjen Diktiristek mengajak para mitra untuk dapat terus semangat berkolaborasi agar dampak positif yang dirasakan saat ini dapat terus berkelanjutan dan berharap dapat memperkuat komitmen seluruh pihak.

Baca Juga :  Rasa Ingin Tahu yang Membawa ke Taiwan, Kisah Inspiratif Mahasiswa BINUS @Alam Sutera lewat Study Abroad

Salah satu mitra yang bekerja sama dengan MSIB adalah Maxy Academy, yang turut hadir dalam prosesi penandatanganan perjanjian kerjasama. Dalam sesi liputan bersama, Isaac Munandar (CEO dan Co-Founder Maxy Academy) mengungkapkan rasa senangnya terhadap program MSIB kali ini. “Kami sangat bersemangat dapat terus berpartisipasi dalam MSIB, terutama dalam memberikan pengalaman belajar yang aplikatif bagi mahasiswa. Melalui program ini, kami ingin berkontribusi pada pengembangan talenta masa depan Indonesia,” kata Isaac.

Isaac juga menambahkan, “Melalui program MSIB, kami berharap dapat berkolaborasi dengan MSIB dan dapat membantu mahasiswa memahami bagaimana teori di kampus bisa diterapkan dalam dunia kerja, sehingga mereka bisa lebih siap dan memiliki daya saing di industri teknologi,” ujarnya

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bangun Rumah 2 Lantai Lebih Aman dengan Kombinasi Besi yang Tepat
Kanopi Pabrik Ambruk? Ini Kesalahan Pemilihan Besi yang Sering Terjadi
Rumah Retak Setelah Beberapa Tahun? Ini Kesalahan pada Besi Beton
Kejadian Perlintasan Meningkat di 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang Ajak Masyarakat Tertib di Perlintasan dan Tidak Beraktivitas di Jalur KA
Bittime Mining Points 2.0 Resmi Berakhir Bittime Raih Antusiasme dan Respon Positif Investor
Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime
Perkuat Dukungan Infrastruktur Air Krakatau Pipe Resmi Memulai Pengiriman Perdana Proyek Karian
Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:00 WIB

Bangun Rumah 2 Lantai Lebih Aman dengan Kombinasi Besi yang Tepat

Rabu, 29 April 2026 - 00:00 WIB

Kanopi Pabrik Ambruk? Ini Kesalahan Pemilihan Besi yang Sering Terjadi

Rabu, 29 April 2026 - 00:00 WIB

Rumah Retak Setelah Beberapa Tahun? Ini Kesalahan pada Besi Beton

Selasa, 28 April 2026 - 21:00 WIB

Kejadian Perlintasan Meningkat di 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang Ajak Masyarakat Tertib di Perlintasan dan Tidak Beraktivitas di Jalur KA

Selasa, 28 April 2026 - 20:01 WIB

Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime

Selasa, 28 April 2026 - 19:01 WIB

Perkuat Dukungan Infrastruktur Air Krakatau Pipe Resmi Memulai Pengiriman Perdana Proyek Karian

Selasa, 28 April 2026 - 19:01 WIB

Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?

Selasa, 28 April 2026 - 19:01 WIB

Bank Neo Commerce Dukung Tren Padel Jakarta lewat The Royals Battle presented by neobank

Berita Terbaru