Proyek Lokavita Milik Siswa Sekolah BINUS Buka Akses Pendidikan Berkualitas dan Pemberdayaan Ekonomi di Bantar Gebang

- Editor

Selasa, 15 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima siswa BINUS SCHOOL Bekasi meluncurkan proyek Lokavita: Berbagi Cerita, Membangun Mimpi untuk memberdayakan masyarakat Bantar Gebang melalui kelas literasi dan numerasi, serta membangun tempat belajar bagi anak-anak. Proyek ini mendukung SDGs, terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan rencana mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomi. BINUS SCHOOL Bekasi mendukung inisiatif ini sebagai upaya membangun masa depan berkelanjutan dan membentuk pemimpin muda yang peduli sosial.

Indonesia menghadapi berbagai
tantangan sosial yang kompleks, termasuk ketimpangan pendidikan, kemiskinan,
dan masalah lingkungan yang memerlukan solusi berkelanjutan. Dalam konteks ini,
komitmen untuk memberdayakan masyarakat dan memastikan akses pendidikan
berkualitas menjadi semakin penting, terutama di daerah-daerah terpinggirkan
seperti Bantar Gebang, Bekasi. Sebagai respon terhadap tantangan tersebut,
siswa BINUS SCHOOL Bekasi meluncurkan proyek Lokavita: Berbagi Cerita,
Membangun Mimpi, yang bertujuan untuk memberikan dampak positif secara langsung
pada masyarakat di sekitar tempat pembuangan sampah terbesar di Indonesia.

Proyek ini lahir dari kepedulian
mendalam lima siswa SMA BINUS SCHOOL Bekasi, yakni Arya, Kayla, Kezia, Winner,
dan Indy terhadap masalah yang dihadapi masyarakat Bantar Gebang. Mereka
menginisiasi proyek yang berfokus pada pendidikan dan pemberdayaan masyarakat,
dengan memberikan kelas literasi dan numerasi secara berkala, serta membangun
gubug belajar sebagai tempat belajar yang layak bagi anak-anak di wilayah
tersebut.

Baca Juga :  KAI Daop 8 Surabaya Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Malang

Image

Inisiatif siswa ini sejalan
dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan
Berkualitas, yang bertujuan untuk menjamin akses pendidikan yang inklusif dan
merata bagi semua anak, serta SDG 1: Pengentasan Kemiskinan dan SDG 12: Konsumsi
dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui program pengolahan sampah yang
akan dijalankan sebagai bagian dari fase berikutnya proyek ini.

Kepala Sekolah BINUS SCHOOL
Bekasi, Maria Karah menyampaikan bahwa Lokavita tidak hanya berfokus pada isu
pendidikan, tetapi juga membangun kesadaran serta kepekaan terhadap kondisi
masyarkat. “Inisiatif ini mencerminkan semangat BINUS SCHOOL Bekasi untuk
berperan aktif dalam memberdayakan generasi muda dan turut serta dalam mencapai
SDGs, dengan pendekatan kolaboratif dan inovatif. Proyek Lokavita ini bukan
hanya sekedar aksi sosial, tetapi juga Langkah nyata dalam membangun masa depan
yang berkelanjutan bagi Indonesia,” ungkap Karah.

Dalam proyek Lokavita, para siswa
BINUS SCHOOL Bekasi tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mengembangkan
model pemberdayaan berbasis ekonomi sirkular. Salah satu rencana mereka adalah
mengubah sampah di Bantar Gebang menjadi produk-produk yang bernilai ekonomi,
menciptakan peluang bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan taraf hidup
mereka. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dampak sosial,
tidak hanya bagi anak-anak yang mengikuti kelas, tetapi juga bagi komunitas
lebih luas di Bantar Gebang.

Baca Juga :  "Promo Merdeka KAI 17 Agustus: Cuma Bayar 80% Harga Tiket, Rayakan Kemerdekaan Lebih Hemat"

Bantar Gebang, yang selama ini
dikenal sebagai kawasan dengan permasalahan lingkungan yang besar, kini menjadi
pusat upaya pemberdayaan berkelanjutan. Lokavita menunjukkan bahwa bahkan di
tempat dengan tantangan besar sekalipun, masih ada potensi untuk tumbuh dan
berkembang melalui kolaborasi antara pendidikan, inovasi, dan kepedulian
sosial.

“Melalui program ini, kami
belajar banyak hal dengan melihat kondisi langsung bagaimana daerah Bantar
Gebang memiliki berbagai tantangan. Oleh karena itu diharapkan program Lokavita
dapat membantu dalam menjawab tantangan di wilayah tersebut,” ungkap Kezia.

Keberlanjutan program ini
didukung dengan komitmen berkelanjutan dari para siswa yang secara rutin
mengadakan kegiatan setiap akhir pekan, bekerja sama dengan relawan dan
masyarakat lokal. Selain itu, tim Lokavita juga berencana untuk mengembangkan
lebih banyak program yang mengintegrasikan aspek ekonomi sirkular dengan
pendidikan, sejalan dengan misi mereka untuk menciptakan solusi jangka panjang
bagi masalah sosial dan lingkungan.

BINUS SCHOOL Bekasi terus
mendukung dan mengapresiasi inisiatif siswa yang memperkuat upaya sekolah dalam
membina dan memberdayakan masyarakat, dengan memberikan dampak nyata terhadap
tujuan global SDGs dan masa depan Indonesia. Inisiatif seperti ini tidak hanya
mendidik siswa secara akademik, tetapi juga membentuk mereka menjadi pemimpin
masa depan yang bertanggung jawab secara sosial

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BINUS @Bekasi Berikan Solusi Finansial dan Investasi Masa Depan Anak Melalui Beasiswa EMAS
Barantum Permudah Integrasi dengan WhatsApp Gateway Official
Bangun Rumah 2 Lantai Lebih Aman dengan Kombinasi Besi yang Tepat
Kanopi Pabrik Ambruk? Ini Kesalahan Pemilihan Besi yang Sering Terjadi
Rumah Retak Setelah Beberapa Tahun? Ini Kesalahan pada Besi Beton
Kejadian Perlintasan Meningkat di 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang Ajak Masyarakat Tertib di Perlintasan dan Tidak Beraktivitas di Jalur KA
Bittime Mining Points 2.0 Resmi Berakhir Bittime Raih Antusiasme dan Respon Positif Investor
Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

BINUS @Bekasi Berikan Solusi Finansial dan Investasi Masa Depan Anak Melalui Beasiswa EMAS

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

Barantum Permudah Integrasi dengan WhatsApp Gateway Official

Rabu, 29 April 2026 - 00:00 WIB

Bangun Rumah 2 Lantai Lebih Aman dengan Kombinasi Besi yang Tepat

Rabu, 29 April 2026 - 00:00 WIB

Kanopi Pabrik Ambruk? Ini Kesalahan Pemilihan Besi yang Sering Terjadi

Rabu, 29 April 2026 - 00:00 WIB

Rumah Retak Setelah Beberapa Tahun? Ini Kesalahan pada Besi Beton

Selasa, 28 April 2026 - 21:00 WIB

Kejadian Perlintasan Meningkat di 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang Ajak Masyarakat Tertib di Perlintasan dan Tidak Beraktivitas di Jalur KA

Selasa, 28 April 2026 - 20:01 WIB

Bittime Mining Points 2.0 Resmi Berakhir Bittime Raih Antusiasme dan Respon Positif Investor

Selasa, 28 April 2026 - 20:01 WIB

Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime

Berita Terbaru