PT KAI Daop 1 Jakarta Terus Tingkatkan Layanan Angkutan Barang di Lintas Jawa

- Editor

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai Moda Transportasi Massal dan Berkelanjutan untuk Mengurangi Kemacetan dan Kecelakaan di Jalan Raya

Jakarta, 19 Mei 2025 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan angkutan barang di lintas Jawa sebagai solusi transportasi massal yang efisien, aman, dan ramah lingkungan. Upaya ini merupakan langkah nyata KAI dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam aspek pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, pengurangan emisi karbon, dan peningkatan keselamatan transportasi.

Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan bahwa peningkatan layanan angkutan barang ini menjadi bagian penting dari transformasi KAI dalam menghadirkan sistem logistik nasional yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing.

“Mulai Gapeka 2025, KAI Daop 1 Jakarta telah memprogramkan sebanyak 20 perjalanan KA Barang yang akan beroperasi secara rutin untuk mendukung mobilitas logistik nasional. Moda kereta api merupakan transportasi massal rendah emisi yang mampu mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan di jalan raya,” ujar Ixfan.

Baca Juga :  CEO Evista Erlang Hadiwiguna Dukung Penuh Timnas Indonesia di Laga Krusial Piala AFF 2024

Layanan angkutan barang yang dioperasikan oleh Daop 1 Jakarta mencakup berbagai jenis, antara lain:

1. Angkutan Peti Kemas:

– Sungai Lagowa / Tanjung Priok – Ronggowarsito /  Semarang Tawang – Kalimas

– Sungai Lagowa – Kalimas

– Sungai Lagowa – Klari – Kalimas

– Klari – Kalimas

– Sungai Lagowa – Cikarang – Kalimas

– Pasoso – Kalimas

– akarta Gudang – Beteng

– Jakarta Gudang – Kalimas

2. Angkutan Retail:

– ONS Utara: Jakarta Gudang – Cirebon – Semarang – Surabaya Pasar Turi

– ONS Tengah: Jakarta Gudang – Cirebon – Purwokerto – Yogyakarta – Madiun – Malang

3. Angkutan BHP (Barang Hantaran Penumpang):

– KA Blambangan Ekspres: Pasar Senen – Ketapang

– KA Serayu: Pasar Senen – Purwokerto

– KA Brantas: Pasar Senen – Blitar

Dari sisi infrastruktur, Daop 1 Jakarta juga memiliki potensi besar dalam hal sarana angkutan barang. Saat ini, tersedia 55 unit kereta bagasi/kargo dengan kapasitas hingga 20 ton, serta 648 unit Gerbong Datar (GD) masing-masing dengan kapasitas angkut 40 ton. Kapasitas ini mendukung pengangkutan dalam skala besar secara efisien dan konsisten.

Baca Juga :  Meningkatkan Efisiensi First Mile: Peran Karlo dalam Menghubungkan Shipper dan Transporter

“Pengembangan angkutan barang berbasis kereta api tidak hanya berdampak positif bagi efisiensi logistik nasional, tetapi juga mendukung agenda global dalam pengurangan emisi karbon dan ketergantungan pada kendaraan berbasis bahan bakar fosil. Ini adalah bagian dari kontribusi nyata KAI dalam mendorong transportasi berkelanjutan sesuai SDGs,” tambah Ixfan.

“Kami siap menjadi mitra strategis para pelaku usaha dalam mendistribusikan logistik secara cepat, tepat waktu, dan aman. Kami percaya, semakin banyak angkutan barang yang beralih ke moda kereta api, maka akan semakin berkurang kemacetan dan risiko kecelakaan di jalan raya,” tutup Ixfan.

PT KAI Daop 1 Jakarta terus membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha logistik, industri, dan pemerintah daerah untuk memperkuat jaringan distribusi berbasis kereta api di Pulau Jawa.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan
Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen
Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali
Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan
Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional
AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web
Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha
“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:00 WIB

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan

Senin, 27 April 2026 - 20:00 WIB

Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen

Senin, 27 April 2026 - 19:00 WIB

Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

Berita Terbaru