Rudy Sutadi Raih Gelar Doktor Psikologi dengan Disertasi Smart ABA untuk Autisme

- Editor

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 30 April 2025 — dr. Rudy Sutadi, Sp.A, MARS, SPd.I berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang Psikologi Pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) – Y.A.I., Jakarta, setelah sukses mempertahankan disertasi berjudul “Efektivitas Metode Smart ABA Sebagai Pengembangan ABA untuk Mengajar dan Melatih Kemampuan Bicara dan Membaca pada Autisi” dengan predikat Sangat Memuaskan.

Disertasi ini mengimplementasikan metode Smart ABA sebagai penyempurnaan metode klasik ABA (Applied Behavior Analysis) dengan prinsip S.M.A.R.T. Penelitian menunjukkan bahwa Smart ABA sangat efektif dan efisien dalam menghasilkan kemampuan bicara, serta efektif dan efisien dalam menghasilkan kemampuan membaca pada anak dengan autisme.

Kontribusi ilmiah ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para akademisi dan praktisi. Dr. Rudy, yang juga pendiri KID-ABA Autism & ADHD Center, berkomitmen untuk mengembangkan metode ini secara global, termasuk dengan integrasi teknologi dan Artificial Intelligence (AI). Smart ABA diyakini sebagai metode intervensi autisme terbaik di dunia saat ini.

Dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan, dr. Rudy Sutadi, Sp.A, MARS, SPd.I resmi meraih gelar Doktor dalam bidang Psikologi Pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) – Y.A.I., Jakarta. Gelar ini diperoleh setelah beliau berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Efektivitas Metode Smart ABA sebagai Pengembangan ABA untuk Mengajar dan Melatih Kemampuan Bicara dan Membaca pada Autisi” dalam Sidang Promosi Terbuka yang diselenggarakan pada 30 April 2025, dengan predikat sangat memuaskan.

Disertasi ini menyajikan hasil penelitian implementasi metode Smart ABA (Smart Applied Behavior Analysis), sebuah pendekatan sistematik, terstruktur, dan terukur, serta berbasis bukti ilmiah yang ditujukan untuk Autisi (Penyandang Autisme) dalam menghasilkan kemampuan berbicara dan membaca. Smart ABA dirancang berdasarkan prinsip-prinsip S.M.A.R.T. — Specific & Systematic & Structurized, Measurable, Achievable, Relevant & Rapid (Quick), dan Time-bound Goals — dan menawarkan kurikulum sistematik, SOP pelatihan yang terstruktur, serta sistem penilaian yang objektif dan kuantitatif.

Baca Juga :  New Zealand School Jakarta Inaugurates New Building, Strengthening Commitment to World-Class Education and Its Sense of Community.

Penelitian Dr. dr. Rudy membuktikan bahwa:

• Smart ABA sangat efektif dan sangat efisien
dalam menghasilkan Autisi (Penyandang Autisme) untuk berbicara.

• Smart ABA efektif dan efisien dalam menghasilkan
Autisi (Penyandang Autisme) untuk membaca.

• Smart ABA memungkinkan pencapaian keterampilan
berbicara dan membaca dalam waktu yang jauh lebih singkat dibanding ABA klasik,
yaitu hanya membutuhkan waktu sepertiga sampai sepersepuluhnya dibanding ABA
klasik.

Dalam sidang terbuka, para promotor dan penguji memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi Dr. dr. Rudy terhadap dunia intervensi autisme di Indonesia. Dengan tim penguji yaitu Prof. Dr. Suprapti S. Markam selaku Ketua Sidang, serta Dr. Anizar Rahayu, M.Si., Psikolog, selaku Sekretaris Sidang, Prof. Dr. Asmadi Alsa, SU., Psikolog, selaku Promotor, Dr. Kuncono Teguh Yunanto, SPsi., M.M., selaku Kopromotor, dan Edilburga Wulan Saptandari, M.Psi., Ph.D., Psikolog, selaku Oponen Ahli.

Karya ini tidak hanya memiliki dampak akademis, tetapi juga praktis dan aplikatif, terutama dalam dunia terapi dan pendidikan anak berkebutuhan khusus. Yang antara lain dituangkan dalam bagian Saran pada disertasi tersebut, yaitu saran bagi klinik/terapis/tempat-terapi terutama klinik di rumah sakit pendidikan, bagi peneliti selanjutnya, bagi sekolah (PAUD, TK, SD), bagi Kementerian Pendidikan, dan bagi orangtua dari Autisi (Penyandang Autisme).

Baca Juga :  Kolaborasi dengan CGV, KAI Services Kini Kelola Layanan Kebersihan di 40 Bioskop CGV

Smart ABA sendiri lahir dari perjalanan pribadi dr. Rudy sejak tahun 1997 dalam upaya menyembuhkan putranya yang didiagnosis autisme. Melalui pembelajaran menyeluruh serta mendalam terhadap terapi ABA dan intervensi biomedis terutama di Amerika, serta pengalaman langsung di lapangan, dr. Rudy merancang dan mengembangkan Smart ABA secara evolusioner sejak tahun 1999 – 2004, dan secara revolusioner sejak tahun 2009 – 2011 bersama Arneliza (Direktur KID-ABA Autism & ADHD Center), kemudian dicanangkan pada tahun 2011 sebagai metode mutakhir yang kini terbukti efektivitas dan efisiensinya. Putra Dr. dr. Rudy yang dulunya autisme, telah lulus dari Fakultas Kedokteran terkemuka di Indonesia.

Ke depan, Dr. dr. Rudy berkomitmen untuk mengembangkan metode ini secara lebih luas, termasuk mengekspor metode ke luar negeri, terutama ke Amerika tempat asal metode ABA, dan juga negara-negara Timur Tengah oleh karena adanya kesamaan dalam sistem ortografi fonetik, yaitu pelafalan kata umumnya sesuai dengan cara penulisannya. Di samping juga pengembangan dengan integrasi pada teknologi digital serta kecerdasan buatan (AI), demi memperluas manfaat bagi lebih banyak Autisi (Penyandang Autisme) yang sembuh, baik di Indonesia maupun seluruh dunia.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

57% Jawaban AI Tidak Menyebut Brand, Apa Dampaknya bagi Bisnis?
PhotoBebaz Dorong Format “Designed Experience” di Tengah Social Media Fatigue
Barantum Dorong Engagement Pelanggan lewat WhatsApp CRM
Diakui di Amerika Serikat dan Inggris, KLTC Perkuat Posisi sebagai Lembaga Pengembangan SDM Berstandar Global
Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet
Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui
LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas
FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 09:00 WIB

57% Jawaban AI Tidak Menyebut Brand, Apa Dampaknya bagi Bisnis?

Senin, 27 April 2026 - 09:00 WIB

PhotoBebaz Dorong Format “Designed Experience” di Tengah Social Media Fatigue

Senin, 27 April 2026 - 09:00 WIB

Barantum Dorong Engagement Pelanggan lewat WhatsApp CRM

Senin, 27 April 2026 - 08:00 WIB

Diakui di Amerika Serikat dan Inggris, KLTC Perkuat Posisi sebagai Lembaga Pengembangan SDM Berstandar Global

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WIB

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet

Minggu, 26 April 2026 - 20:00 WIB

LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas

Minggu, 26 April 2026 - 19:00 WIB

FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Berita Terbaru

Bisnis

Barantum Dorong Engagement Pelanggan lewat WhatsApp CRM

Senin, 27 Apr 2026 - 09:00 WIB