Sri Pamela Group di Bawah Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan

- Editor

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tebing Tinggi – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antar unit usaha di bawah Holding Perkebunan Nusantara, PT Sri Pamela Medika Nusantara (SPMN) melakukan kunjungan kerja ke RS Sri Pamela Tebing Tinggi.

Kegiatan ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur PT SPMN, Syahriadi Siregar, dan menjadi bagian dari rangkaian agenda pasca serah terima jabatan manajemen perusahaan.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut mantan Direktur PT SPMN, dr. Syahrizal Siregar, M.Kes, beserta jajaran manajemen RS Sri Pamela Tebing Tinggi, termasuk kepala bagian dan para karyawan.

Baca Juga :  IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp10,7 T Sepanjang 2025

Dalam kesempatan tersebut, jajaran direksi dan manajemen melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, sarana pendukung, serta sistem operasional rumah sakit. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh layanan kesehatan di bawah Sri Pamela Group berjalan optimal, profesional, dan semakin berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kunjungan ini bukan hanya seremonial, melainkan langkah awal memperkuat sinergi antar unit kerja di bawah Sri Pamela Group agar pelayanan yang kami berikan semakin prima dan terintegrasi,” ujar Syahriadi Siregar.

Baca Juga :  Nikmati Liburan Hemat! Akulaku PayLater Kasih Diskon Tiket, Hotel, dan Kereta Hingga Rp 500.000

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh jajaran Sri Pamela Group untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu layanan. Melalui sinergi yang kuat di antara unit-unit kerja, Sri Pamela Group bertekad mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi Holding Perkebunan Nusantara di sektor layanan kesehatan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru