Tak Ada Air, Tapi Tetap Bayar: PDAM dan Pemkab Dinilai Zalim!

- Editor

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Algarinews.com – Kubu Raya, Kalimantan Barat – Krisis air bersih kembali mencuat di Kabupaten Kubu Raya. Sudah lebih dari sebulan, warga Jalan Ampera, Desa Ampera Raya, Kecamatan Sungai Ambawang tidak menerima pasokan air bersih dari PDAM. Ironisnya, meski keran rumah mereka kering total, tagihan retribusi tetap dikirim tanpa kompromi ungkap Hadi Blec pada wartwan.

Pada hari Selasa, 6 Mei 2025

Keluhan muncul dari berbagai kompleks pemukiman seperti Perumahan Ampera Raya, Arrafah Resident, dan Darussalam. Warga terpaksa membeli air galon setiap hari untuk kebutuhan dasar seperti mandi, mencuci, dan buang air.

Seorang warga juga bicara dengan nada geram,” Ini penghinaan. Air mati sebulan penuh, tapi kami tetap dipaksa bayar. Kami bayar untuk apa? Untuk angin?” tegas Rizal (39), warga Arrafah Resident.

Baca Juga :  Lanal Dumai Hadir Dalam Konferensi Kota X PWI Dumai Tahun 2023

Pipa distribusi air yang dibangun menggunakan dana APBD melalui Dinas PUPR kini mandek tanpa kejelasan. Menurut pihak PDAM, distribusi dihentikan karena belum adanya serah terima aset secara resmi dari Pemkab Kubu Raya, sehingga mereka mengklaim tak punya wewenang penuh untuk mengelola jaringan air tersebut.

Pengamat layanan publik, Nur Hidayati dari Forum Transparansi Layanan Daerah, menyebut ini sebagai bentuk kelalaian fatal.

“Ini bukan hanya masalah administrasi—ini pelanggaran hak dasar. Ketika air bersih tidak tersedia tapi rakyat tetap ditagih, itu bentuk pelecehan terhadap pelayanan publik,” ujarnya tegas.

Ia mendesak Ombudsman dan DPRD Kubu Raya turun tangan, menyelidiki potensi pembiaran sistematis dalam penghentian layanan.

Baca Juga :  Ketum FWJ Indonesia Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Dapat Dikenakan UU ITE

Warga menilai, alih-alih bertanggung jawab, pemerintah dan PDAM justru saling lempar beban. Tak ada kejelasan, tak ada komunikasi, hanya penderitaan yang makin menumpuk.

Tiga prinsip dasar yang diabaikan:

Warga berhak atas air bersih yang layak.

Pembayaran harus berbanding lurus dengan layanan.

Penarikan retribusi tanpa layanan adalah bentuk penindasan.

Masyarakat kini menuntut tindakan nyata: percepatan serah terima aset, penghentian sementara retribusi hingga layanan kembali normal, dan kompensasi atas kerugian yang mereka alami.

“Kalau tak sanggup kelola, jangan korbankan kami. Pemerintah gagal, tapi rakyat yang menanggung,” tutup Rizal dengan nada getir.

Sumber: Rizal Warga dan Pengamat Publik

Berita Terkait

HUT BRI Ke-130 : Fokus Pada Pemulihan dan Kemanusiaan
HUT Bank BRI Ke- 130 : BRI BO Fatmawati Fokus Pada Pemberdayaan UMKM
Nenek Pelaku Percobaan Tindak Pidana Yang Tidak Mampu Berharap Keadilan Kebijaksanaan Serta Penilaian APH Berdasarkan Fakta Dan Hati Nurani
Presiden Pastikan Pangan Aman dan Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh
Hebat Arifin/Aseng kayu dan RB Rizal back Bandar Judi Togel Diduga Dilindungi Kapolres Deliserdang
Diduga Ada Pungli Tak Terima Diberitakan Kordinator Penyuluhan Pertanian Kota Bandar Lampung Inisial Ds Provokasi Warga Poktan Hingga Mengintimidasi Wartawan
Wo Peraturan Kapolri Yang Di Keluarkan Sendiri Oleh INSTITUSI POLRI: Namun Tidak Pernah Di Jalankan
King Badak: Minta Ketua SPN DPC Lebak Agar Belajar Lagi Tentang Hak Ormas Dan LSM
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 09:50 WIB

HUT BRI Ke-130 : Fokus Pada Pemulihan dan Kemanusiaan

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:35 WIB

HUT Bank BRI Ke- 130 : BRI BO Fatmawati Fokus Pada Pemberdayaan UMKM

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:32 WIB

Nenek Pelaku Percobaan Tindak Pidana Yang Tidak Mampu Berharap Keadilan Kebijaksanaan Serta Penilaian APH Berdasarkan Fakta Dan Hati Nurani

Senin, 8 Desember 2025 - 07:36 WIB

Presiden Pastikan Pangan Aman dan Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh

Minggu, 7 Desember 2025 - 00:31 WIB

Hebat Arifin/Aseng kayu dan RB Rizal back Bandar Judi Togel Diduga Dilindungi Kapolres Deliserdang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:50 WIB

Diduga Ada Pungli Tak Terima Diberitakan Kordinator Penyuluhan Pertanian Kota Bandar Lampung Inisial Ds Provokasi Warga Poktan Hingga Mengintimidasi Wartawan

Senin, 1 Desember 2025 - 21:39 WIB

Wo Peraturan Kapolri Yang Di Keluarkan Sendiri Oleh INSTITUSI POLRI: Namun Tidak Pernah Di Jalankan

Rabu, 26 November 2025 - 09:36 WIB

King Badak: Minta Ketua SPN DPC Lebak Agar Belajar Lagi Tentang Hak Ormas Dan LSM

Berita Terbaru