Tanggap Darurat Banjir Garut, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat dan Personel untuk Pulihkan Akses di Cisurupan

- Editor

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 25 November 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak melakukan tanggap darurat pascabencana banjir bandang yang menerjang Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk–Cisanggarung, Kementerian PU mengerahkan sarana dan prasarana darurat untuk membersihkan material lumpur dan memulihkan akses warga yang terdampak luapan Sungai Cibeureum.

Bencana banjir bandang tersebut terjadi pada Kamis (20/11/2025),
dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu. Akibatnya,
material lumpur menutup halaman rumah, saluran air, hingga jalan lingkungan,
yang menghambat aktivitas masyarakat di Desa Balewangi dan Desa Cisurupan.

Sebagai respons cepat, Kementerian PU telah mengirimkan dukungan
alat berat berupa dump truck dan mobil tangki air sejak Jumat
malam. Tim di lapangan bekerja membersihkan endapan lumpur secara menyeluruh,
baik menggunakan alat berat maupun secara manual dengan cangkul untuk area yang
sulit dijangkau.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen kementeriannya
untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Pihaknya memastikan
seluruh sumber daya teknis siap dikerahkan untuk mempercepat pemulihan.

Baca Juga :  Sambut 2026, Melayani dengan Sepenuh Hati, IPCC Fasilitasi Kapal Kemanusiaan untuk Sumatera

“Kementerian PU juga siap mendukung kebutuhan teknis lain
yang diperlukan untuk mencegah risiko bencana kembali terjadi,” tegas
Menteri Dody.

Lebih lanjut, Menteri Dody menyampaikan
kesiapan logistik pengendalian banjir jika situasi mendesak. “Selain
dukungan alat berat, Kementerian PU turut menyiapkan material pengendalian
banjir seperti bronjong dan geobag apabila dibutuhkan oleh
Pemerintah Daerah,” tambahnya.

Operasi pembersihan di lapangan dilakukan
melalui koordinasi ketat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Garut, Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar), serta perangkat kecamatan setempat.
Sinergi ini penting untuk memastikan penanganan berjalan efektif dan akses
warga segera terbuka kembali.

Kepala BBWS Cimanuk–Cisanggarung, Dwi Agus
Kuncoro, yang memantau langsung di lokasi, menyatakan timnya terus bersiaga.
“Tim kami sudah bekerja di lapangan sejak hari pertama untuk membantu
pembersihan dan memastikan mobilitas warga segera pulih,” kata Dwi Agus.

Baca Juga :  Koreksi Tajam Bitcoin Sebelum Rebound ke $112.000, Tegaskan Pentingnya Literasi Kripto bagi Investor

Selain pembersihan, Kementerian PU juga
melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi sungai dan gorong-gorong di
wilayah terdampak untuk memastikan stabilitas aliran air. Kementerian PU juga
menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti usulan normalisasi saluran
drainase yang kini tertutup sedimentasi sebagai langkah pemulihan jangka
pendek.

Berdasarkan laporan di lapangan, banjir
bandang ini berdampak pada sedikitnya 46 rumah dan sejumlah fasilitas umum.
Sebanyak 54 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 190 jiwa dilaporkan terdampak
bencana ini. Kementerian PU memastikan akan terus berkoordinasi dengan
pemerintah daerah dan masyarakat hingga proses pemulihan pascabencana di
Kabupaten Garut tuntas.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat 

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 11:00 WIB

Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Berita Terbaru