Tiket KA Sindang Marga Masih Tersedia, KAI Divre III Update Penjualan Libur Tahun Baru Imlek 2577 / 2026

- Editor

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, 9 Februari 2026 – Tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577/2026 mendorong lonjakan penggunaan kereta api di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat sebanyak 15.793 tiket telah terjual untuk periode perjalanan 13 hingga 18 Februari 2026, dengan tingkat okupansi pada sejumlah kereta KA ekonomi PSO bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat karena faktor keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan, khususnya pada momen libur panjang.

“Permintaan masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577/2026 sangat baik. Hal ini terlihat dari tingginya penjualan tiket serta tingkat okupansi pada beberapa perjalanan kereta api favorit yang bahkan telah melampaui kapasitas tempat duduk,” ujar Aida Suryanti.

Okupansi KA Ekonomi PSO Lebih dari 100 Persen

Berdasarkan data sementara, pada 08 Februari 2026 untuk perjalanan selama enam hari libur panjang tersebut:

• KA PSO Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) mencatat tingkat penjualan mencapai 116 persen.

Baca Juga :  Kedubes India Bekerja Sama dengan IndCham Menyelenggarakan Perayaan Iftar

• KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP) mencatat tingkat penjualan mencapai 115 persen.

Tingginya angka okupansi tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap layanan kereta api, terutama pada rute-rute favorit yang menghubungkan kota-kota utama di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung.

KA Sindang Marga Masih Tersedia Banyak Pilihan Tempat Duduk

Di tengah tingginya permintaan, KAI Divre III Palembang menyampaikan bahwa masyarakat masih memiliki alternatif perjalanan yang nyaman melalui KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP). Hingga saat ini, tingkat penjualan tiket selama enam hari masa libur masih sekitar 47 persen, baik untuk kelas eksekutif maupun bisnis.

Adapun rincian penjualan pada tanggal favorit antara lain:

• 13 Februari 2026

o Relasi Kertapati – Lubuk Linggau: terjual sekitar 68 persen

o Relasi Lubuk Linggau – Kertapati: terjual 100 persen

• 15 Februari 2026

o Relasi Kertapati – Lubuk Linggau: terjual sekitar 52 persen

o Relasi Lubuk Linggau – Kertapati: terjual sekitar 25 persen

• 16 Februari 2026

Baca Juga :  Sempat Sampai Puncak Teratas, Bitcoin Alami Titik Balik?

o Relasi Kertapati – Lubuk Linggau: terjual sekitar 32 persen

o Relasi Lubuk Linggau – Kertapati: terjual sekitar 20 persen

“Kami mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket untuk mempertimbangkan alternatif jadwal dan kereta lainnya, seperti KA Sindang Marga yang masih memiliki banyak pilihan tempat duduk,” tambah Aida.

Imbauan Pemesanan Tiket Melalui Kanal Resmi

KAI Divre III Palembang mengingatkan pelanggan agar selalu mengecek ketersediaan tiket secara berkala dan melakukan pemesanan melalui kanal resmi KAI guna menghindari kehabisan tiket maupun potensi penipuan. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui Aplikasi Access by KAI, Website resmi KAI, dan Mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan KAI.

KAI Divre III Palembang mengajak masyarakat untuk menikmati momen libur Tahun Baru Imlek bersama keluarga dengan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

Untuk informasi lebih lanjut terkait ketersediaan tiket maupun promo perjalanan, pelanggan dapat menghubungi: Customer Service di stasiun, Contact Center 121, WhatsApp KAI121 di 0811-2223-3121, dan Media sosial resmi KAI yang telah terverifikasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru