Tingkatkan Keandalan Jalur, KAI Daop 4 Semarang Lakukan Perbaikan di Perlintasan Sebidang Jalan Arif Rahman Hakim Tegal

- Editor

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka meningkatkan keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang akan melaksanakan pekerjaan perbaikan jalur rel di perlintasan sebidang JPL 215 antara Stasiun Tegal – Brebes yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim, Kabupaten Tegal. Perbaikan dimulai pada Jumat 4 Juli 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pekerjaan ini bertujuan untuk menjaga keandalan prasarana jalur rel khususnya di titik-titik yang bersinggungan langsung dengan jalur jalan raya.

“Perbaikan ini sangat diperlukan untuk memastikan operasional kereta api yang andal, aman, dan nyaman serta mengurangi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi prasarana yang menurun, terutama di area perlintasan sebidang yang padat aktivitas,” ujar Franoto.

Pekerjaan perbaikan dilakukan pada jalur hulu dan jalur hilir. Untuk pekerjaan jalur hilir telah dilakukan pada Jumat (4/7) hingga Minggu (6/7). Pada Senin (7/7) masih akan berlangsung kegiatan perbaikan jalur hulu yang dilaksanakan selama 3 sesi yaitu sesi 1 pada pukul 03.32-04.45 WIB, sesi 2 pukul 05.04-06.00 WIB, serta sesi 3 mulai pukul 23.42-01.26 WIB.

Baca Juga :  Nikmati Diskon Sampai 15% untuk 'Easter Brunch' Bersama Keluarga di Grand Mercure Bali Seminyak

Kemudian perbaikan terakhir rencananya akan dilakukan pada Selasa (8/7) yang terbagi dalam 2 sesi yaitu sesi 1 pukul 03.32-04.45 WIB dan sesi 2 pukul 05.04-06.00 WIB.

Akses jalan di Jalan Arif Rahman Hakim juga akan ditutup sementara selama pengerjaan. KAI Daop 4 bersama dengan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat akan menerapkan rekayasa lalu lintas guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

Lingkup pekerjaan perbaikan meliputi pembongkaran aspal eksisting di perlintasan sebidang, perataan dan penghalusan jalur rel khususnya pada area lengkungan, serta peninggian jalur hilir dari kondisi sebelumnya. Penyesuaian elevasi ini penting dilakukan untuk meningkatkan daya tahan jalur.

Baca Juga :  Ikut Meramaikan Tempat Nongkrong Gen Z, Photomatics Resmi Buka Cabang Baru di Tebet!

Setelah pembongkaran dan perbaikan rel selesai dilaksanakan, pekerjaan akan dilanjutkan dengan proses penstabilan jalur dan ditutup dengan pengaspalan ulang jalan, sehingga kondisi jalan kembali layak dilintasi masyarakat secara nyaman dan aman.

“Kami imbau kepada masyarakat maupun pengguna jalan yang hendak melewati Jalan Arif Rahman Hakim untuk dapat memanfaatkan jalur alternatif selama penutupan berlangsung,” tambah Franoto.

Franoto menegaskan bahwa KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan perjalanan kereta api dengan menjaga kestabilan jalur rel.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan berlangsung. Upaya ini adalah bagian dari komitmen KAI Daop 4 untuk menciptakan perjalanan kereta api yang handal, aman, nyaman, dan selamat, demi pelayanan terbaik kepada para pelanggan maupun masyarakat,” tutup Franoto.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru