Dubes India Resmikan Partisipasi DRDO di Indo Defence 2025: Tampilkan Terobosan Teknologi Pertahanan Mutakhir

- Editor

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 12 Juni 2025 — Kedutaan Besar India di Jakarta mengumumkan partisipasi Defence Research and Development Organisation (DRDO) India dalam pameran internasional Indo Defence 2025 Expo & Forum yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Indonesia, pada 11–14 Juni 2025. Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty meresmikan partisipasi DRDO pada acara tersebut. Kehadiran DRDO di ajang bergengsi ini merupakan bagian integral dari Paviliun India, yang menampilkan kapabilitas teknologi pertahanan paling canggih dari India kepada komunitas global.

Indo Defence Expo & Forum merupakan salah satu pameran pertahanan terbesar dan paling berpengaruh di kawasan Asia Pasifik. Diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, ajang dua tahunan ini mempertemukan para pemangku kepentingan strategis dari sektor pertahanan, keamanan, dan industri pertahanan global, serta menjadi wadah penting untuk mempererat kerja sama pertahanan bilateral, regional, dan internasional.

Melalui partisipasinya di Indo Defence 2025, India kembali menegaskan komitmen strategisnya dalam mendukung stabilitas dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik, sekaligus memperluas peluang kerja sama industri pertahanan dengan mitra-mitra strategis, termasuk Indonesia.

Baca Juga :  Penerima Beasiswa Pertamina Diperkuat Pelatihan Kebencanaan untuk Aksi Sobat Bumi

Sebagai lembaga penelitian dan pengembangan pertahanan utama milik Pemerintah India, DRDO memanfaatkan forum Indo Defence untuk menampilkan berbagai inovasi strategis yang lahir dari ekosistem penelitian pertahanan India yang kian maju. Beberapa sistem dan teknologi unggulan yang dipamerkan oleh DRDO meliputi:

• ASTRA MK-I, rudal udara-ke-udara jarak menengah berkecepatan tinggi;

• Remotely Operated Vehicle – Daksh, kendaraan robotik untuk penanganan bahan peledak;

• Low Frequency Dunking Sonar (LFDS-X), sistem sonar canggih untuk operasi bawah laut;

• Airborne Early Warning and Control (AEW&C), sistem peringatan dini dan kendali udara berbasis platform pesawat;

• Wheeled Armoured Platform (WHAP), kendaraan tempur lapis baja serbaguna;

• Varunastra Heavyweight Torpedo, torpedo berat untuk pertahanan laut dalam;

• Man Portable Anti-Tank Guided Missile, sistem rudal anti-tank portabel generasi baru.

Keseluruhan sistem tersebut kini dipamerkan di Hall F-46, Paviliun India, JIExpo Kemayoran, Jakarta, mengundang perhatian delegasi dari berbagai negara, pengambil keputusan, serta industri pertahanan global.

Baca Juga :  Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular Krakatau Steel Hadir Wujudkan Pemerataan Fasilitas Publik

Partisipasi India dalam Indo Defence 2025 juga selaras dengan visi Atmanirbhar Bharat (India Mandiri), yang menempatkan kemandirian teknologi sebagai fondasi pertumbuhan industri pertahanan nasional. Sejalan dengan itu, DRDO — melalui unit Vehicles Research & Development Establishment (VRDE) di Ahilyanagar, Maharashtra — baru-baru ini mengambil langkah signifikan dengan melakukan alih teknologi sembilan sistem pertahanan kepada sepuluh perusahaan industri pertahanan domestik, memperkuat sinergi antara sektor publik dan swasta India.

Kehadiran DRDO dalam Indo Defence 2025 Expo & Forum mencerminkan komitmen kuat India untuk mempererat hubungan strategis dengan Indonesia dan negara-negara mitra lainnya di kawasan Indo-Pasifik. Kedutaan Besar India menyambut baik momentum ini sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral India-Indonesia, khususnya di bidang pertahanan, teknologi, dan keamanan kawasan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan
Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional
AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web
Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha
“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”
Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University
Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India
Harga Emas Mulai Pulih, Peluang Naik ke 4.767 Terbuka
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional

Senin, 27 April 2026 - 15:01 WIB

AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

Senin, 27 April 2026 - 12:00 WIB

Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India

Senin, 27 April 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Mulai Pulih, Peluang Naik ke 4.767 Terbuka

Senin, 27 April 2026 - 12:00 WIB

Mengenal Fase Akumulasi dalam Siklus Pasar Keuangan

Berita Terbaru

Bisnis

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Senin, 27 Apr 2026 - 14:00 WIB

Bisnis

“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

Senin, 27 Apr 2026 - 13:00 WIB