Marak Penipuan di Dunia Aset Kripto, Ini Tanggapan CEO Bittime

- Editor

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 23 Juni 2025 – Perkembangan industri aset kripto di Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan selama hampir dua tahun terakhir. Bahkan, terhitung sejak Maret hingga April 2025 atau dalam kurun waktu satu bulan, investor aset kripto Indonesia berhasil naik sebesar 3.28228% persen, yakni 14.16 juta investor per-April 2025 dari yang sebelumnya 13.71 juta pada Maret 2025.

Hal ini merupakan sebuah pencapaian tersendiri bagi ekosistem Web3 Indonesia, apalagi saat ini industri aset kripto telah resmi berada di bawah pengawasan dan naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di mana, ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Sayangnya, seiring dengan potensi dan pesatnya pertumbuhan aset digital di Indonesia, ancaman serta penipuan yang mengatasnamakan industri ini juga kian meningkat. Belakangan, kasus kejahatan siber dan penipuan berbasis daring marak terjadi di kalangan masyarakat, terlebih pada investor pemula.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), sejak 2017 hingga 2024, terjadi lebih dari 528.000 kasus penipuan transaksi online, termasuk aset kripto dengan berbagai modus-modus penipuan.

Baca Juga :  Harga Emas Melemah, Analis Dupoin Sebut Tekanan Bearish Masih Kuat

Salah satu modus umum yang belakangan sering digunakan adalah penyalahgunaan identitas, bahkan hingga penggunaan akun palsu. Parahnya lagi, penjualan akun terverifikasi Know Your Customer (KYC) ilegal ini, marak beraksi di media sosial.

Selain itu, phishing dan tautan palsu juga sering digunakan, di mana penipu menyamar sebagai institusi/organisasi resmi dan atau seseorang melalui pesan instan atau email. Pesan tersebut kemudian berisi tautan situs palsu, atau informasi berupa kata sandi, nomor OTP dan data lainnya,  guna mencuri data pribadi, serta akses ke akun anda.

Menanggapi hal ini, Bittime, platform jual beli aset kripto yang aman dan terpercaya di Indonesia, berkomitmen penuh untuk melindungi setiap penggunanya dengan menjamin keamanan platform, serta meningkatkan edukasi seputar investasi, dan data privasi.

CEO Bittime, Ryan Lymn, menjelaskan bahwa guna menjamin keamanan penggunanya, Bittime mengimplementasikan Tri-Shield, sistem keamanan berlapis yang melindungi, sekaligus menjamin aset pengguna Bittime. 

“Keamanan selalu menjadi prioritas utama kami di Bittime. Penerapan sistem Tri-Shield ini termasuk menjamin manajemen risiko, verifikasi ketat, dan Teknologi Multi-Party Computation (MPC) Signature, guna memaksimalkan keamanan pengguna,” jelas Ryan.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru 2026, Tiket Diskon 30 Persen KAI Masih Tersedia di Sejumlah Relasi Favorit

Lebih lanjut, Ryan menambahkan bahwa selain memaksimalkan keamanan platformnya, sama pentingnya untuk memberikan akses informasi dan edukasi seputar aset digital bagi pengguna. Sebab, sebagai salah satu instrumen investasi aset digital yang tumbuh signifikan belakangan ini, industri aset kripto menawarkan potensi keuntungan besar yang diikuti dengan risiko tinggi pula.

Karena itu, sangat krusial bagi setiap pengguna untuk lebih berhati-hati dan memastikan setiap data teridentifikasi benar guna mengurangi risiko penggunaan akun palsu. Selain itu, perlu dipahami bahwa memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global
Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi
Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:00 WIB

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:00 WIB

Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Berita Terbaru

Bisnis

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB